Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAP

KOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAPKOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAPKOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAPKOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAPKOMITMEN BANGUN BUDAYA KESELAMATAN, KEMENHUB GENCARKAN KAMPANYE KESELAMATAN PELAYARAN DI CILACAP

CILACAP (27/7) — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut konsisten menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan pelayaran. Upaya tersebut diwujudkan dengan turun langsung mengedukasi masyarakat melalui kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27/7).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud yang diwakili oleh Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengungkapkan Ditjen Perhubungan Laut telah menyerahkan bantuan berupa 1.690 unit life jacket, 1.440 e-Pas Kecil, dan 148 Pas Sungai dan Danau kepada para nelayan dan masyarakat maritim di kawasan Pantai Teluk Penyu, Cilacap.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan alat keselamatan sekaligus mendorong terwujudnya tertib administrasi pelayaran,” ungkap Triono.

Ia menambahkan, Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran niaga, distribusi logistik, dan perikanan yang tinggi. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kepatuhan terhadap aspek keselamatan guna menekan risiko kecelakaan pelayaran.

“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat maritim, perlu menjadikan keselamatan sebagai budaya dengan selalu melengkapi kapal dengan peralatan keselamatan, menggunakan life jacket, dan tidak melebihi kapasitas angkut kapal,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, mewakili Plt. Bupati Cilacap, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Bintang Dwi Cahyono, menegaskan bahwa sinergi antar pemerintah pusat dan daerah sangat krusial dalam membangun budaya keselamatan berlayar.

"Kami mengapresiasi langkah Kemenhub dalam membagikan alat keselamatan dan menerbitkan pas kapal bagi para nelayan. Keselamatan jiwa dan tertib administrasi tentunya harus berjalan beriringan demi mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, dan berkelanjutan,” ungkap Bintang.

Pihaknya berharap melalui kampanye ini dapat menekan angka kecelakaan di laut akibat human error, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan berlayar.

Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, yang menegaskan bahwa upaya membangun budaya keselamatan pelayaran merupakan langkah penting untuk mewujudkan target zero accident di laut.

“Zero accident di laut dapat diwujudkan melalui edukasi yang berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, saya optimistis target tersebut dapat kita capai secara bertahap,” pungkasnya.

Kampanye Keselamatan Pelayaran merupakan program berkelanjutan yang secara konsisten digelar Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di sektor transportasi laut. 

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Jakarta, dengan menyalurkan 150 unit life jacket, 2.216 Buku Pelaut Merah, serta 6 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim di wilayah utara Jakarta tersebut. 

Adapun pada kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari unsur Kementerian Perhubungan, instansi pemerintah daerah, TNI, Polri, badan usaha dan asosiasi pelayaran serta para nelayan dan awak kapal wisata di wilayah Provinsi Jawa Tengah. (ARD/ETJ/HJ)

kespel Keselamatan Pelayaran

Reaksi dan Komentar