Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Koordinasi Bersama DisNav Tipe A Kelas I Samarinda Dengan Direktorat Kenavigasian dan KSOP Kelas II Bontang Dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Pelayaran Melauli Optimalisasi Peralatan Integration Ais Base Station ke VTS Samarinda dan Aplikasi Imotion

Koordinasi Bersama DisNav Tipe A Kelas I Samarinda Dengan Direktorat Kenavigasian dan KSOP Kelas II Bontang Dalam Upaya Peningkatan Keselamatan Pelayaran Melauli Optimalisasi Peralatan Integration Ais Base Station ke VTS Samarinda dan Aplikasi Imotion

Bontang, (29/05) - Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda, yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Wigyo, S.Sos., M.H, Kasie. Telekomunikasi Pelayaran, Bapak Rusli, S.H., M.M, beserta Tim Telekomunikasi Pelayaran, hari ini melakukan koordinasi dengan Direktorat Kenavigasian dan KSOP Kelas II Bontang. Koordinasi ini bertujuan untuk melakukan survei bersama di beberapa lokasi di tanjung laut dan loktuan guna menentukan lokasi yang paling ideal untuk penempatan site sensor AIS.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) melalui peningkatan fungsi AIS (Automatic Identification System). Dengan penempatan site sensor yang strategis, diharapkan cakupan area AIS dapat diperluas hingga mencakup kota Bontang dan Sangatta, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi pengguna jasa pelayaran di wilayah tersebut.
 

Reaksi dan Komentar