Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Koordinasi evaluasi posko nataru di wilayah kerja balikpapan

Koordinasi evaluasi posko nataru di wilayah kerja balikpapan

Balikpapan (06/01) Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Bharto Ari Raharjo, melakukan kunjungan ke Vessel Traffic Service (VTS) Balikpapan dalam rangka evaluasi Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta koordinasi terkait tugas dan fungsi keselamatan alur pelayaran di sekitar alur Balikpapan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek yang terkait dengan keselamatan pelayaran di wilayah tersebut berjalan dengan baik, terutama dalam menghadapi lonjakan aktivitas pelayaran selama periode Nataru. Capt Bharto Ari Raharjo didampingi oleh timnya tiba di VTS Balikpapan dan disambut oleh Kepala Stasiun Radio dan Pantai (SROP) Balikpapan, Bapak Agus Bambang Sapto Hudoyo.

Bapak Agus Bambang Sapto Hudoyo menyampaikan informasi mendetail terkait kondisi alur pelayaran di Balikpapan dan sekitarnya yang termasuk dalam cakupan area VTS Balikpapan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula langkah-langkah yang telah diambil untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan pelayaran, terutama dalam mengatasi potensi risiko dan peningkatan jumlah kapal selama musim liburan Nataru.
 

Reaksi dan Komentar