Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP Akan Mengusulkan Kapal yang Beroperasi Jurusan Dumai-TPI Kapasitas Besar

KSOP Akan Mengusulkan Kapal yang Beroperasi Jurusan Dumai-TPI Kapasitas Besar

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang akan melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kelebihan muatan penumpang selama angkutan Lebaran 2026. Langkah ini terutama difokuskan pada pelayaran tujuan Tanjungpinang–Dumai dan sebaliknya yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meminta penambahan kapal atau penggunaan kapal berkapasitas lebih besar.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Tanjungpinang, Capt. Muhammad Fikri, dalam Dialog Tanjungpinang Pagi, menyampaikan terima kasih atas masukan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan tiket untuk rute Tanjungpinang–Dumai maupun sebaliknya, terutama saat hari-hari besar.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kapasitas kapal yang terbatas, sementara jumlah penumpang yang ingin menggunakan jasa pelayaran pada rute tersebut cukup banyak.

“Terima kasih, Pak Umar. Masukan ini akan kami jadikan pedoman dan meningkatkan kewaspadaan kami dalam mengambil langkah ke depannya. Hal ini juga akan dikoordinasikan lebih lanjut,” ujar Capt. Muhammad Fikri, 26 Februari 2026.

Ia mengakui bahwa saat ini hanya ada satu kapal yang melayani rute Tanjungpinang–Dumai dan sebaliknya. Kapal tersebut memiliki kapasitas yang bervariasi, mulai dari sekitar 100 hingga 200 penumpang.

Menjelang puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, pihaknya akan meminta operator kapal untuk menyediakan kapal dengan kapasitas lebih besar. Selain itu, KSOP Tanjungpinang juga akan mengusulkan penambahan armada menjadi dua kapal untuk melayani rute tersebut.

“Ini bergantung pada hasil koordinasi lebih lanjut. Jika tidak memungkinkan untuk mengoperasikan dua kapal, paling tidak kami akan meminta agar kapal yang digunakan memiliki kapasitas lebih besar,” katanya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terulangnya kesulitan masyarakat dalam mendapatkan tiket dan memastikan keselamatan pelayaran, terutama dengan menghindari kelebihan muatan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026.

KSOP Kelas II Tanjungpinang

Reaksi dan Komentar