Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP KELAS II PATIMBAN RAIH SERTIFIKASI INTERNASIONAL ISO 9001:2015 UNTUK SISTEM MANAJEMEN MUTU

KSOP KELAS II PATIMBAN RAIH SERTIFIKASI INTERNASIONAL ISO 9001:2015 UNTUK SISTEM MANAJEMEN MUTUKSOP KELAS II PATIMBAN RAIH SERTIFIKASI INTERNASIONAL ISO 9001:2015 UNTUK SISTEM MANAJEMEN MUTUKSOP KELAS II PATIMBAN RAIH SERTIFIKASI INTERNASIONAL ISO 9001:2015 UNTUK SISTEM MANAJEMEN MUTU

Patimban (30/7)– Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, berhasil meraih Sertifikasi ISO 9001:2015 sebagai bentuk pengakuan terhadap komitmen dan konsistensi dalam penerapan sistem manajemen mutu berstandar internasional. Sertifikat ISO 9001:2015 tersebut diserahkan langsung oleh Komisaris Utama PT Tirta Murni Sertifikasi, I.H. Mansyur, didampingi oleh Komisaris Nurkomariah, kepada Kepala KSOP Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian.

ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu yang menekankan efektivitas organisasi dalam menyediakan layanan yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa. Menurut I.H. Mansyur, keberhasilan ini patut diapresiasi, namun tantangan sesungguhnya adalah menjaga kualitas tersebut secara berkelanjutan.

“Mendapatkan sertifikasi ISO itu sudah merupakan tantangan tersendiri, namun mempertahankannya jauh lebih sulit. Komitmen terhadap standar pelayanan harus terus dijaga, karena bila tidak konsisten, maka sertifikat ini dapat dicabut sewaktu-waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian mengungkapkan pencapaian ini merupakan hasil dari rangkaian proses sertifikasi yang berlangsung selama tiga bulan, mencakup verifikasi dokumen serta evaluasi langsung terhadap kinerja dan implementasi sistem mutu di lingkungan KSOP Patimban.

“Alhamdulillah, dalam audit perdana kami berhasil memenuhi seluruh persyaratan dengan hasil yang sangat baik, dan langsung dinyatakan layak mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015,” ungkap Arief.

Lebih jauh, KSOP Patimban telah menargetkan untuk memperoleh Sertifikasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada tahun 2025, sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Proses menuju sertifikasi ISO bukanlah hal yang mudah. Kami harus disiplin dalam menjalankan setiap prosedur dan memastikan seluruh elemen organisasi memahami serta menerapkan sistem tersebut secara konsisten. Namun demikian, manfaatnya sangat besar, kinerja kami menjadi lebih terstandar, terukur, dan transparan,” ujar Arief.

Ia menambahkan, capaian ini bukan semata-mata pencapaian administratif, tetapi merupakan langkah nyata dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kepelabuhanan.

“ISO bukan hanya selembar sertifikat. Ia adalah representasi dari tekad kami untuk terus memberikan pelayanan optimal, profesional, dan akuntabel kepada masyarakat dan seluruh pengguna jasa pelabuhan,” tutupnya.(AND/SKY/ETJ)

Reaksi dan Komentar