Fakfak(25/6) – Dalam rangka memperingati Hari Pelaut Sedunia (Day of the Seafarer) 2026, Kantor KSOP Kelas IV Fakfak yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, Rudi, S.Sos., M.AP., bersama jajaran petugas KSOP Kelas IV Fakfak, Nakhoda KM. Sabuk Nusantara 96 Capt. Antonius Fernando beserta awak kapal, serta PT PELNI Cabang Fakfak selaku agen kapal KM. Sabuk Nusantara 96 melaksanakan pembunyian suling kapal secara serentak di atas KM. Sabuk Nusantara 96 yang sandar di Pelabuhan Fakfak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE-DJ 5 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Pelaut Sedunia. Pada tahun 2026, peringatan Hari Pelaut Sedunia mengusung tema “Carrying World Trade. Carrying the Risks”, yang menegaskan peran penting para pelaut dalam mendukung perdagangan dunia sekaligus menggambarkan berbagai risiko dan tantangan yang mereka hadapi selama menjalankan tugas di laut.
Selain KM. Sabuk Nusantara 96, sejumlah kapal yang sedang sandar di Pelabuhan Fakfak turut berpartisipasi dalam kegiatan pembunyian suling kapal secara serentak, di antaranya KN.P 347, KM. Titanium, dan KM. Gandha Nusantara 04. Pembunyian suling kapal secara serentak menjadi simbol penghormatan dan apresiasi kepada para pelaut yang telah mengabdikan diri dalam menjaga konektivitas antarwilayah, mendukung distribusi logistik nasional, serta memastikan kelancaran transportasi laut dan perdagangan global.
Kegiatan peringatan ini juga mendapat dukungan dari PT PELNI Cabang Fakfak selaku agen KM. Sabuk Nusantara 96. Kolaborasi antara unsur pemerintah, operator kapal, dan pemangku kepentingan maritim menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan penghargaan kepada para pelaut yang memiliki peran strategis dalam industri pelayaran.
Melalui peringatan Hari Pelaut Sedunia 2026, KSOP Kelas IV Fakfak mengajak seluruh insan maritim untuk terus meningkatkan profesionalisme, budaya keselamatan, serta kepedulian terhadap kesejahteraan para pelaut. Dedikasi dan pengabdian para pelaut menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran transportasi laut yang menghubungkan pulau-pulau Indonesia dan berbagai belahan dunia.
Hari Pelaut Sedunia menjadi momentum untuk menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelaut yang terus berlayar dengan penuh dedikasi, menghadapi berbagai tantangan di laut, serta menjadi bagian penting dalam menghubungkan dunia melalui jalur maritim.
“Para pelaut membawa perdagangan dunia, sekaligus mengemban risiko demi memastikan roda kehidupan terus berjalan.”(FRA/IHA)






Reaksi dan Komentar