Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP Kelas IV Kalianget Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025: Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu

KSOP Kelas IV Kalianget Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025: Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menggelar apel sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat juang para pemuda Indonesia. Dengan mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, kegiatan ini menjadi momentum penting menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di lingkungan kerja KSOP Kalianget.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Bapak Azwar Anas, S.H., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN dan generasi muda untuk senantiasa terus berkontribusi nyata membangun bangsa, khususnya melalui sektor transportasi laut. “Semangat pemuda 1928 harus kita warisi dengan tindakan nyata, bekerja dengan integritas, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Sumpah Pemuda lahir dari proses panjang perjuangan para pemuda yang merasakan pentingnya persatuan bangsa guna mengusir penjajah. Maka pada 27-28 Oktober 1928 diadakan Kongres Pemuda II di Batavia (Jakarta), dihadiri organisasi-organisasi pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatera, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Islamieten Bond, Pemuda Kaum Betawi, dan lain-lain.

Sebelum kongres ini, telah diadakan Kongres Pemuda I pada tahun1926, yang mulai menanamkan ide kerja sama lintas daerah meski belum mencapai satu keputusan bulat. Kongres Pemuda II menjadi puncak komitmen kebangsaan dengan deklarasi Sumpah Pemuda yang kemudian menjadi pondasi semangat nasionalisme Indonesia.

Dalam penutupan Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda mengucapkan tiga butir ikrar sebagai berikut:

  1. KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH-DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA.
  2. KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.
  3. KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA. 

Sumpah Pemuda menjadi sejarah penanda pertama kalinya semangat persatuan berada di atas kepentingan kesukuan, kedaerahan, dan keagamaan. Memicu lahirnya identitas nasional, memperkuat perjuangan menuju kemerdekaan, serta mengakui bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini mengingatkan kembali pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa. Melalui tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, KSOP Kalianget menegaskan komitmennya untuk terus mendukung semangat kebangsaan, memperkuat kerja sama, dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan maritim nasional.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025!

Dari semangat pemuda, lahirlah persatuan. Dari persatuan, tumbuhlah kekuatan untuk Indonesia Maju.

Reaksi dan Komentar