Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP Kelas IV Kalianget Tanamkan Budaya Keselamatan Transportasi Laut bagi pelajar asal kepulauan di SMPN 2 Kalianget

KSOP Kelas IV Kalianget Tanamkan Budaya Keselamatan Transportasi Laut bagi pelajar asal kepulauan di SMPN 2 KaliangetKSOP Kelas IV Kalianget Tanamkan Budaya Keselamatan Transportasi Laut bagi pelajar asal kepulauan di SMPN 2 Kalianget

KALIANGET (07/10) - Sebagai upaya strategis dalam menumbuhkan kesadaran dan budaya keselamatan transportasi laut di masyarakat pesisir dan kepulauan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi Edukasi Keselamatan Pelayaran Sejak Dini". Program edukasi maritim ini secara khusus menyasar para pelajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kalianget.

 

Acara yang berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme tersebut dipusatkan di halaman utama SMPN 2 Kalianget. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 2 Kalianget, Hj. Siti Mariani, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau sangat mengapresiasi langkah proaktif KSOP Kalianget yang telah memberikan pembekalan vital bagi para siswanya.

 

Pemilihan SMPN 2 Kalianget sebagai target sasaran sosialisasi bukanlah tanpa alasan. Rombongan KSOP Kelas IV Kalianget yang dipimpin langsung oleh Ibu Lilik Verawati, S.E. melihat tingginya urgensi edukasi maritim di sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan tidak sedikit siswa-siswi SMPN 2 Kalianget yang merupakan anak kepulauan dan berasal dari wilayah seperti Pulau Sapudi, Raas, Sapeken, hingga Masalembu. Karena sangat bergantung pada moda transportasi laut untuk mobilitas antar pulau, edukasi ini menjadi sangat relevan dan krusial bagi kehidupan mereka.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Lilik Verawati yang mewakili KSOP Kalianget turut memberikan sambutan sekaligus amanat penting kepada seluruh peserta. Beliau berpesan dengan tegas agar setiap siswa-siswi dapat memahami dengan baik dan senantiasa mengikuti aturan keselamatan pelayaran yang berlaku saat berada di atas kapal. Harapannya, dengan pemahaman yang matang sejak dini, para pelajar ini mampu menjaga diri sendiri dan bahkan menjadi pelopor keselamatan bagi penumpang lain.

 

Pada kegiatan sosialisasi ini, tim pemateri dari KSOP merancang metode penyampaian yang interaktif, lugas, dan mudah dimengerti oleh kalangan remaja. Materi diawali dengan pengenalan wawasan kebaharian, di mana para siswa diperkenalkan dengan berbagai nama pelabuhan yang beroperasi di wilayah Kalianget beserta fungsi spesifiknya dalam mendukung pergerakan roda transportasi dan ekonomi masyarakat kepulauan.

 

Guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, para siswa disuguhkan tayangan video simulasi penanganan kondisi darurat di laut. Tayangan tersebut memperlihatkan prosedur penanganan Man Overboard (MOB) atau tindakan darurat saat ada penumpang yang terjatuh ke laut, serta drill (simulasi) penanganan kebakaran ketika kapal sedang berlayar.

 

Tidak hanya mengandalkan teori dan video, rombongan KSOP Kalianget juga membawa langsung berbagai alat keselamatan kapal ke tengah-tengah siswa untuk diperkenalkan. Tim KSOP menunjukkan seperangkat perlengkapan darurat standar pelayaran, mulai dari life jacket (jaket pelampung) dan life buoy (ban pelampung), hingga alat-alat krusial lainnya seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hand flare (suar tangan), dan smoke signal (isyarat asap). Para siswa diberikan penjelasan detail mengenai fungsi vital dari masing-masing alat tersebut ketika kapal menghadapi situasi darurat yang sesungguhnya.

 

Puncak kemeriahan sosialisasi terlihat pada sesi praktik lapangan. Beberapa perwakilan siswa dan siswi SMPN 2 Kalianget diminta maju ke depan untuk mempraktikkan langsung tata cara pemakaian life jacket dan life buoy yang benar. Di bawah panduan petugas, para siswa diajarkan cara mengaitkan tali dengan aman agar alat tersebut dapat berfungsi maksimal menjaga tubuh tetap mengapung di atas air.

 

Rangkaian acara sosialisasi ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab dua arah yang berlangsung sangat interaktif. Para pelajar kepulauan ini menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dengan melontarkan berbagai pertanyaan seputar regulasi pelayaran dan tindakan penyelamatan. Tim KSOP Kalianget dengan sabar dan informatif menjawab setiap pertanyaan, sehingga menghapus keraguan para siswa mengenai pentingnya prosedur keselamatan laut.

 

Melalui program edukasi ini, KSOP Kelas IV Kalianget berharap dapat mencetak generasi maritim yang cerdas, peduli, dan waspada. Kesadaran akan keselamatan pelayaran diharapkan bukan lagi sekadar kewajiban operator kapal, melainkan telah menjadi budaya yang melekat pada setiap penumpang demi terwujudnya visi Zero Accident di lautan.

Edukasi Keselamatan Pelayaran Sosialisasi

Reaksi dan Komentar