KSOP Kelas IV Muara Angke Laksanakan Kampanye Pemeriksaan Terkonsentrasi untuk Tingkatkan Keselamatan Pelayaran
Jakarta Utara (09/10) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke terus memperkuat pengawasan keselamatan pelayaran melalui pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign (CIC) atau Kampanye Pemeriksaan Terkonsentrasi terhadap pemenuhan persyaratan keselamatan kapal dan kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Marine Inspector bersama petugas kesyahbandaran terhadap sejumlah kapal penumpang tradisional yang beroperasi di Pelabuhan Muara Angke, termasuk KM. Diamond 21, KM. Satria Express, KM. Poldi Express, KM. Arjuna Perkasa, KM. Ksatria 1, KM. Kelapa Indah 01.
Pelaksanaan CIC merupakan langkah preventif untuk memastikan pemenuhan persyaratan keselamatan kapal, sekaligus meningkatkan kesiapan peralatan dan awak kapal dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat selama pelayaran.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keselamatan kapal, ketersediaan dan kondisi peralatan keselamatan, serta aspek pendukung lainnya sesuai dengan ruang lingkup pemeriksaan. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam upaya mengidentifikasi potensi kekurangan sedini mungkin sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pemeriksaan teknis, kegiatan juga mencakup pelaksanaan latihan keadaan darurat atau drill di atas kapal. Latihan tersebut meliputi Man Overboard Drill atau simulasi penanganan orang jatuh ke laut, Fire Drill atau latihan penanggulangan kebakaran, serta Abandon Ship Drill atau latihan meninggalkan kapal dalam kondisi darurat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, awak kapal diharapkan semakin memahami prosedur penanganan keadaan darurat, mampu menggunakan peralatan keselamatan dengan tepat, serta dapat melakukan tindakan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi situasi yang membahayakan keselamatan pelayaran.
Kepala KSOP Kelas IV Muara Angke, Cahyo Eko Putranto, S.T., M.T., menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan prioritas yang harus diwujudkan melalui pengawasan yang konsisten, pemenuhan persyaratan keselamatan kapal, serta kesiapan seluruh awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat.
“Melalui pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign ini, kami ingin memastikan bahwa aspek keselamatan kapal tidak hanya dipenuhi secara administratif, tetapi juga didukung oleh kesiapan peralatan dan kemampuan awak kapal dalam menghadapi keadaan darurat. Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh pihak, baik regulator, operator kapal, maupun awak kapal,” demikian pernyataan yang dapat disampaikan oleh Kepala KSOP Kelas IV Muara Angke.
Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran. Upaya pencegahan melalui pemeriksaan dan latihan secara berkala diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya serta meminimalkan risiko yang dapat mengancam keselamatan penumpang dan awak kapal.
KSOP Kelas IV Muara Angke berkomitmen untuk terus melaksanakan pengawasan dan pembinaan keselamatan pelayaran secara berkelanjutan. Melalui sinergi antara petugas, operator, dan awak kapal, diharapkan penyelenggaraan transportasi laut dari Pelabuhan Muara Angke dapat berlangsung dengan semakin tertib, aman, dan mengutamakan keselamatan jiwa.
Keselamatan pelayaran bukan sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab bersama. Karena setiap perjalanan yang aman adalah harapan yang kembali ke rumah.




.jpeg)
Reaksi dan Komentar