Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Sabang mencatat sebanyak 56 kunjungan kapal yacht selama periode Januari hingga Agustus 2026. Dari keseluruhan kunjungan tersebut, tercatat total tonase mencapai 1.707 GT (Gross Tonnage).
Berdasarkan data rekapitulasi, jumlah kunjungan kapal yacht tertinggi terjadi pada Maret 2026, dengan 11 kapal dan total tonase sebesar 260 GT. Sementara itu, kunjungan pada Januari tercatat sebanyak 8 kapal dengan 724 GT, Februari 6 kapal dengan 229 GT, April 7 kapal dengan 95 GT, Mei 8 kapal dengan 108 GT, Juni 8 kapal dengan 277 GT, Juli 5 kapal dengan 102 GT, dan Agustus 3 kapal dengan 63 GT.
Dari sisi negara asal, Australia menjadi negara dengan jumlah kunjungan kapal yacht terbanyak, yakni 22 kapal atau 39,3 persen. Selanjutnya Malaysia sebanyak 13 kapal (23,2 persen), Indonesia 6 kapal (10,7 persen), Inggris 4 kapal (7,1 persen), Amerika Serikat 3 kapal (5,6 persen), Jerman 2 kapal (3,6 persen), serta negara lainnya sebanyak 6 kapal (10,7 persen).
Selain mencatat jumlah kunjungan, terdapat sejumlah kapal yacht berukuran besar yang masuk dalam daftar kunjungan, dengan PY. Camara C menjadi kapal dengan tonase terbesar, yaitu 318 GT.
Data kunjungan tersebut menunjukkan bahwa Sabang memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata bahari dan tujuan kunjungan kapal yacht, baik dari dalam maupun luar negeri. KSOP Kelas IV Sabang terus mendukung pelayanan dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan guna menjaga kelancaran, keamanan, dan keselamatan pelayaran di wilayah Sabang.


Reaksi dan Komentar