Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP Kepulauan Seribu Konsisten Ingatkan Operator Patuhi Prosedur Berlayar

KSOP Kepulauan Seribu Konsisten Ingatkan Operator Patuhi Prosedur Berlayar

JAKARTA (30/12) - KSOP Kelas V Kepulauan Seribu konsisten ingatkan operator kapal untuk mematuhi prosedur sebelum melakukan pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku.


Kepala KSOP kelas V Kepulauan Seribu, Capt. Herbert Marpaung menyampaikan hal tersebut lantaran masih saja ditemui  operator kapal yang berusaha melanggar peraturan.

"Seperti kejadian Jumat (28/12), kapal KM Citra Saura berlayar dari Pulau Harapan menuju Muara Saban Tangerang, ternyata tidak melapor dan otomatis tidak memeroleh persetujuan berlayar petugas kami," jelas Capt. Herbert di Jakarta, Minggu (30/12).

Padahal pada tanggal tersebut pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran Imbauan Penundaan Pelayaran terkait cuaca Buruk.

KM Citra Suara yang merupakan kapal tradisional berbahan kayu akhirnya ketahuan tak melapor lantaran mengalami situasi darurat hingga mati mesin di perairan sekitar Pulau Edam. 

Pada saat memeroleh informasi tersebut kondisi cuaca angin kencang dan diperkirakan ombak mencapai dua meter lebih.

"Saat dikroscek tidak ada data terkait pelayaran kapal tersebut, namun kami segera meluncurkan kapal patroli KNP 355 dan dibantu kapal PLP Tanjung Priok KNP 348, Disnav Tanjung Priok, dan SAR terkait," ungkapnya.

Besarnya ombak membuat proses pencarian dan evakuasi cukup menantang, sehingga pihak KSOP Kepulauan Seribu berkoordinasi dengan Tersus Nusantara Regas karena posisi yang terdekat untuk menolong mengerahkan kapal tunda yang lebih stabil dan baik dalam menghadapi kondisi perairan.

Kapal TB Semar 83 dikirim untuk evakuasi dan KM Citra Saura ditemukan selanjutnya dibawa ke Pulau Ayer untuk evakuasi sementara.

"Seluruh awak kapal selamat dan berhasil dievakuasi dan Sabtu (291/12) mereka dievakuasi ke Pelabuhan Muara Angke," tutur Capt. Herbert.

Artinya kata dia, seluruh operator kapal jangan semena-mena untuk melakukan pelayaran tanpa mengetahui prediksi cuaca dan apalagi tanpa melapor.

"Fokus kami pada keselamatan dan keamanan pelayaran tanpa tebang pilih, namun operator agar jangan lagi melakukan pelayaran tanpa memeroleh Surat Persetujuan Berlayar (SPB)," pungkasnya.


Reaksi dan Komentar