Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP PALEMBANG KERAHKAN KAPAL PATROLI CARI KORBAN KECELAKAAN KERJA KAPAL MV. MILESTONE

KSOP PALEMBANG KERAHKAN KAPAL PATROLI CARI KORBAN KECELAKAAN KERJA KAPAL MV. MILESTONE

​

PALEMBANG (12/3)- Kecelakaan kerja terjadi di atas kapal MV Milestone berbendera Hongkong di perairan Palembang di area alur area labuh jangkar Pusri, Minggu dinihari (11/3/2018).

Saat pandu naik ke atas kapal untuk memandu masuk ke pelabuhan dan lego jangkar serta tangga kapal mulai naik, kru kapal melaporkan ke nakhoda bila Mualim III atas nama Cao Yuanyuan berkebangsaan Cina jatuh ke sungai.

Selanjutnya, nakhoda meminta bantuan kepada TB  Teratai dan Pilot Boat Alica untuk mencari korban. Pada kesempatan tersebut, kapal patrolo KN.P 50045 milik KSOP kelas II Palembang yang mendapat informasi kejadian tersebut juga langsung mencari korban dimaksud.
u.jpg
"Hingga saat ini korban belum ditemukan, kami juga berkoordinasi dengan Basarnas, Lanal Palembang, dan Polair dalam pencarian," jelas KSOP Kelas II Palembang Adang Rodiana, Senin (12/3).

Kapal general cargo dengan pemilik Haluan Segara Line Palembang membawa pupuk urea curah dari Palembang  dengan awak kapal sebanyak 18 orang dengan tujuan Cagayan De Oro, Mindanao, philipina.

"Dampak musibah ini, kapal masih menunda keberangkatan dan menunggu Mualim III pengganti," kata Adang.

Menurutnya, pihaknya yaitu KSOP Palembang akan terus melakukan pencarian korban dan diharapkan dapat segera ditemukan. 
a.jpg
"Adapun KSOP Kelas II Palembang mengerahkan Kapal Patroli KN.P 473, KN.P 50023, KN.P 50045 dan KN.P 50046 untuk terus melakukan pencarian korban," tutup Adang.


Reaksi dan Komentar