Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KSOP Utama Tanjung Priok Dorong Pemanfaatan OPS untuk Pelayanan Pelabuhan yang Efisien dan Ramah Lingkungan

KSOP Utama Tanjung Priok Dorong Pemanfaatan OPS untuk Pelayanan Pelabuhan yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Jakarta, 19 Agustus 2026 — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok terus mendukung penerapan Onshore Power Supply (OPS) sebagai bagian dari upaya mewujudkan operasional pelabuhan yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Tarif Pelayanan Penyediaan Listrik Kapal OPS di Pelabuhan Tanjung Priok yang dilaksanakan pada Rabu (19/8).

Kegiatan sosialisasi menjadi forum untuk meningkatkan pemahaman pengguna jasa mengenai mekanisme layanan, tarif, serta pemanfaatan OPS dalam mendukung kegiatan operasional kapal selama berada di pelabuhan. Pemahaman yang baik terhadap layanan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pengguna jasa sekaligus mendorong pemanfaatan OPS secara optimal.

OPS memungkinkan kapal yang sedang bersandar menggunakan pasokan listrik dari darat sehingga generator bantu kapal dapat dimatikan selama kebutuhan listrik kapal dapat dipenuhi oleh fasilitas OPS. Di Pelabuhan Tanjung Priok, dukungan dua unit OPS yang beroperasi selama 24 jam memungkinkan pemanfaatan listrik dari darat untuk menunjang kebutuhan operasional kapal secara berkelanjutan.

Dari sisi operasional, penggunaan OPS dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar kapal selama bersandar, menekan jam operasi generator bantu, serta mengurangi kebutuhan perawatan mesin. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional kapal dan pengelolaan biaya operasional.

Manfaat penerapan OPS juga dapat dirasakan dari aspek lingkungan. Ketika kapal menggunakan pasokan listrik dari darat, emisi lokal yang berasal dari pengoperasian generator bantu, seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan partikulat, dapat dikurangi. Selain itu, penggunaan OPS turut berpotensi menekan kebisingan dan getaran yang dihasilkan dari pengoperasian mesin bantu kapal selama berada di kawasan pelabuhan.

Dengan demikian, penerapan OPS tidak hanya memberikan manfaat bagi operator kapal dan pengguna jasa, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan pelabuhan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.

Melalui sosialisasi tarif dan peningkatan pemahaman mengenai layanan OPS, KSOP Utama Tanjung Priok mendorong terselenggaranya layanan penyediaan listrik kapal yang transparan, terukur, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin modern dan efisien, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa, masyarakat, dan lingkungan.

Reaksi dan Komentar