Jakarta – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok melaksanakan evaluasi kinerja pelayanan operasional pelabuhan terhadap 10 terminal operator sebagai bagian dari pelaksanaan amanat evaluasi berkala yang dilaksanakan setiap triwulan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan kepelabuhanan tetap terjaga serta mendorong peningkatan kinerja operasional di Pelabuhan Tanjung Priok.
Evaluasi dilakukan secara komprehensif terhadap berbagai indikator utama pelayanan operasional pelabuhan, meliputi Waiting Time (WT), Approach Time (AT), rasio Effective Time terhadap Berth Time (ET), produktivitas bongkar muat, Berth Occupancy Ratio (BOR), Storage Occupancy Ratio (SOR), Yard Occupancy Ratio (YOR), hingga kesiapan operasional fasilitas dan peralatan pendukung di masing-masing terminal.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum mayoritas indikator pelayanan operasional berada pada kategori Baik. Capaian tersebut mencerminkan komitmen seluruh penyelenggara terminal dalam menjaga standar pelayanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung kelancaran arus barang di pelabuhan.
Selain melakukan penilaian terhadap capaian kinerja, evaluasi juga menghasilkan sejumlah rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang akan dilaksanakan pada Triwulan III Tahun 2026. Beberapa upaya yang akan dilakukan meliputi optimalisasi operasional terminal, penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan, peningkatan kapasitas fasilitas dan peralatan, serta penerapan berbagai inovasi untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Evaluasi kinerja pelayanan operasional merupakan instrumen penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepelabuhanan sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan secara berkelanjutan. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, KSOP Utama Tanjung Priok bersama seluruh operator terminal berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keandalan pelayanan pelabuhan.
Ke depan, KSOP Utama Tanjung Priok akan terus memperkuat fungsi pembinaan, pengawasan, dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang aman, lancar, efisien, dan berdaya saing. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang utama perdagangan dan logistik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.


Reaksi dan Komentar