Waingapu, Sumba Timur – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu menerima kunjungan kerja Kepala Biro Perencanaan Badan Karantina Indonesia dan Bappenas pada Kamis, 1 Oktober 2026, dalam rangka membahas kesiapan kepelabuhanan terhadap rencana impor sapi melalui Pelabuhan Waingapu.
Kunjungan tersebut membahas kesiapan pelayanan kapal, fasilitas pelabuhan, bongkar muat (handling cargo), keselamatan dan keamanan, serta koordinasi lintas instansi. Dari sisi hierarki kepelabuhanan, Pelabuhan Waingapu berdasarkan Rencana Induk Pelabuhan Waingapu merupakan pelabuhan yang terbuka untuk angkutan laut luar negeri, sehingga aspek kesiapan fasilitas dan operasional perlu dipastikan secara terpadu.
Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, S.H., M.H., menyampaikan:
“Secara hierarki kepelabuhanan, berdasarkan Rencana Induk Pelabuhan Waingapu, pelabuhan ini terbuka untuk angkutan laut luar negeri. Oleh karena itu, dari sisi kepelabuhanan kami siap mendukung pembahasan rencana pemasukan sapi dari luar negeri. Namun, kesiapan fasilitas, pelayanan kapal, bongkar muat, keselamatan, keamanan, serta koordinasi dengan instansi teknis tetap perlu dipastikan sesuai ketentuan yang berlaku.”
Karantina Perkuat Aspek Kesehatan dan Biosekuriti
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur (BKHIT NTT), Simon Soli, S.Pt., M.P., menekankan pentingnya kesiapan aspek kesehatan hewan dan persyaratan karantina.
“Kesiapan impor sapi harus dibangun secara terpadu, termasuk dari aspek kesehatan hewan dan persyaratan karantina. Koordinasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan diperlukan agar pemasukan ternak dapat berjalan sesuai ketentuan serta tetap menjaga biosekuriti wilayah.”
Pelindo Dukung Kesiapan Infrastruktur
Sementara itu, General Manager Pelindo Cabang Waingapu, Imam Haromain, menyampaikan kesiapan mendukung dari sisi infrastruktur dan handling cargo.
“Dari sisi kepelabuhanan, kami siap mendukung pembahasan kesiapan infrastruktur dan handling cargo. Yang perlu dipastikan adalah kesesuaian fasilitas, peralatan, alur operasional, serta aspek keselamatan sehingga proses bongkar muat dapat berjalan aman, tertib, dan efisien.”
Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat sinergi dan kesamaan persepsi antarinstansi dalam memetakan kebutuhan pelabuhan, pelayanan kapal, handling cargo, karantina, serta aspek keselamatan dan keamanan, sebagai bagian dari kesiapan Pelabuhan Waingapu mendukung rencana pemasukan sapi.
Humas KSOP Kelas IV Waingapu
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut – Kementerian Perhubungan RI





Reaksi dan Komentar