Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KUMPULKAN SELURUH UPT DI SORONG, MENHUB SAMPAIKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DI PA

KUMPULKAN SELURUH UPT DI SORONG, MENHUB SAMPAIKAN PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DI PA

​

Sorong – Dalam kunjungan kerja ke Sorong Papua Barat bersama Presiden RI dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumpulkan seluruh Unit Pelaksana Teknis di Papua dan Papua Barat untuk menyampaikan Pembangunan infrastruktur transportasi yang menjadi prioritas untuk dibangun di kedua daerah tersebut.

“Pemerintah ingin melakukan percepatan berbagai pembangunan Infrastruktur, termasuk infrastruktur transportasi untuk meningkatkan konektivitas di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebagaimanana arahan Bapak Presiden bahwa Papua adalah masa depan Indonesia,” jelas Menhub.

Menhub mengatakan, berbagai infrastruktur prasarana dan sarana transpotasi di sektor perhubungan darat, laut dan udara di kedua Provinsi tersebut.

“Melalui pembangunan infrastruktur transportasi, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik dengan semakin murahnya biaya logistik, meningkatkan efisiensi transaksi barang dan jasa, serta mendorong keberhasilan produk nasional berdaya saing,”ujar Menhub.
IMG-20191027-WA0015.jpg
Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, Kemenhub akan menggarap banyak sekali infrastruktur transportasi di Papua, khususnya di sektor Perhubungan udara dengan membangun dan mengembangkan 10 Bandara yaitu masing-masing 6 Bandara di Provinsi Papua yaitu Bandara Ewer, Bandara Kepi, Bandara Ilaga, Bandara Oksibil, Bandara Nabire Baru dan Bandara Mopah. Sementara 4 Bandara di Provinsi Papua Barat yaitu : Bandara Rendani Manokwari, Bandara Waisai Raja Ampat, Bandara Wasior Baru, dan Bandara Baru Siboru Fak-fak.

“Mengingat angkutan udara adalah angkutan utama dari satu tempat ke tempat yang lain. Kita membahas detail dan memberikan suatu alokasi anggaran yang rekatif besar, 33 persen dari anggaran pembangunan perhubungan udara itu ada di Papua," tuturnya.

Selain Bandara, Menhub juga mengatakan di sektor perhubungan laut akan membangun sejumlah pelabuhan yaitu : Pelabuhan Depapre, Pelabuhan Nabire, Pelabuhan Pomako, Pelabuhan Moor, dan Pelabuhan Serui untuk Provinsi Papua serta Pelabuhan Kaimana di Provinsi Papua Barat.

“Selain itu, beberapa pelabuhan utama yang kita bahas adalah yang di Sorong. Kita akan memilih antara Pelabuhan di Arar dengan Pelabuhan Seget untuk dikembangkan. Tetapi di Sorong juga ada pelabuhan rakyat, sehingga itu juga akan kita berikan jalan akses melalui tanah kita” terangnya.

Di sektor perhubungan darat juga akan dilakukan pembangunan yaitu : Terminal Bus Entrop di kota Jayapura, Papua, dermaga bus air di Danau Sentani, Fasilitas Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw Kabupaten Jayapura yaitu penyediaan bus dan bus air.  Pembangunan yang dilakukan juga dalam rangka mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung di Papua pada Tahun 2020.

Pemerintah tengah fokus membangun kedua Provinsi di Papua dengan berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 17 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Pemerintah akan terus membangun infrastruktur di seluruh pelosok, khususnya di desa, daerah pinggiran dan perbatasan guna memperkuat konektivitas nasional. (LNM/RDL/YSP/HA)


Reaksi dan Komentar