Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kunjungan JICA Team ke Pelabuhan Makassar

Kunjungan JICA Team ke Pelabuhan MakassarKunjungan JICA Team ke Pelabuhan MakassarKunjungan JICA Team ke Pelabuhan Makassar

Makassar, 22 Mei 2025, Makassar New Port (MNP) kedatangan tamu istimewa dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam pengembangan infrastruktur maritim.

Rombongan JICA, yang dipimpin oleh Mr. Kakuda Kazuyuki (Senior Representative JICA Indonesia), tiba di MNP untuk meninjau langsung fasilitas pelabuhan yang berlokasi strategis di Makassar ini. Mereka disambut hangat Pelaksana Harian Kepala Kantor KSOP Utama Makassar Hasanuddin, Sos.,MM didampingi Pelaksana Harian Bidang Lala Faisyah, ST.,MT dan Kepala Seksie Kepelabuhanan Rini Astuti , S.IP.,M.H. dan jajaran manajemen Pelabuhan Makassar.

Tim KSOP Utama Makassar menjelaskan profil dan fasilitas utama dari tiga terminal utama pelabuhan: Terminal Soekarno, Terminal Paotere, dan Terminal Petikemas (Hatta dan Makassar New Port). MNP kini telah menjadi pusat layanan petikemas dengan fasilitas lengkap dan kapasitas yang terus dikembangkan. Rencana pengembangan pelabuhan mencakup revitalisasi kawasan eksisting, pembangunan dermaga multipurpose, reklamasi, serta penambahan fasilitas bongkar muat dan konektivitas logistik. Saat ini, sekitar 96,5% muatan masih didominasi oleh domestik, dengan harapan ke depan MNP dapat menjadi pintu gerbang ekspor-impor kawasan timur Indonesia.

Seluruh pelayanan kapal di pelabuhan Makassar telah menggunakan sistem Inaportnet, yang terintegrasi dengan sistem nasional (INSW, CEISA, Karantina). Kunjungan ditutup dengan peninjauan lapangan ke ruang kontrol MNP dan area container yard, diakhiri dengan foto bersama.

Reaksi dan Komentar