#kawanlaut Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, secara simbolis memakaikan life jacket kepada nelayan serta anak-anak di Dermaga Jengki sebagai bagian dari edukasi keselamatan pelayaran sejak usia dini. Kegiatan ini merupakan rangkaian Kampanye Hari Keselamatan Pelayaran dengan tema “Peningkatan dan Pengawasan Budaya Keselamatan Pelayaran” yang digelar di Manado, Rabu (hari ini).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi keputusan pertama, bukan pilihan terakhir, khususnya bagi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada transportasi laut. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo memiliki tingkat aktivitas pelayaran yang tinggi.
Menjelang periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jumlah penumpang angkutan laut diperkirakan mencapai 2,62 juta orang atau meningkat hampir 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi, angin kencang, serta curah hujan dengan intensitas tinggi turut menjadi tantangan yang harus diantisipasi bersama.
Kampanye Hari Keselamatan Pelayaran ini diikuti oleh 250 peserta yang berasal dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Daerah, asosiasi dan pemangku kepentingan pelayaran, serta perwakilan nelayan di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sosialisasi keselamatan pelayaran serta penyerahan alat keselamatan berupa 1.065 unit life jacket, 10 unit life buoy, serta layanan penerbitan 534 Pas Kecil dan 103 Buku Pelaut Merah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan budaya keselamatan pelayaran dapat terus meningkat, khususnya di kalangan nelayan dan masyarakat pesisir. KSOP Kelas I Bitung berkomitmen mendukung penuh upaya peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah kerja.











Reaksi dan Komentar