Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

LIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, DISNAV SURABAYA GELAR PADAT KARYA DI MENARA SUAR BANSRING BANYUWANGI

LIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, DISNAV SURABAYA GELAR PADAT KARYA DI MENARA SUAR BANSRING BANYUWANGI

​BANYUWANGI (2/8) – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat serta untuk membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Distrik Navigasi Kelas I Surabaya kembali melibatkan peran masyarakat sekitar dalam pelaksanaan Program Padat Karya di Menara Suar Bansring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi hari ini (2/8).

Dalam program padat karya yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut yang dimulai pada tangga 2 s.d.3 Agustus 2019 ini melibatkan 75 orang warga sekitar Menara Suar Bansring dan Rumah Dinas Penjaga Menara Suar (PMS) dan Teknisi Menara Suar (TMS) Bansring dengan melakukan perawatan di area sekitar Rumah Dinas tersebut.

Kegiatan padat karya pada kali ini dipimpin oleh Kepala Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, Gunung Hutapea yang yang ditandai dengan penyerahan peralatan kerja secara simbolis kepada perwakilan warga Bansring. 
WhatsApp Image 2019-08-02 at 12.55.59.jpeg
"Kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar ini dapat membangun pola hidup yang produktif bagi masyarakat serta menciptakan kondisi lingkungan yang lebih bersih dan nyaman di sekitar Wilayah Menara Suar Bansring, khususnya di area rumah dinas bagi para PMS dan TMS," ujar Gunung.

Menurut Gunung, kegiatan padat karya dilakukan dengan pendekatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam skala tertentu dengan tujuan tentunya untuk meningkatkan sosial ekonomi wilayah tersebut.

“Dengan melibatkan masyarakat pada program padat karya ini diharapkan kita dapat membantu menekan jumlah pengangguran, membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat, dan tentunya juga memupuk rasa kebersamaan, gotong royong, dan keterlibatan masyarakat dengan program pemerintah,” kata Gunung.

Adapun ruang lingkup ekerjaan program padat karya ini antara lain meliputi perbaikan jalan, pengecatan Rumah Jaga dan pemasangan satu plang Tanda kepemilikan Tanah.

"Kegiatan padat karya yang berlangsung pada hari ini bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya tenaga kerja dan teknologi lokal dengan prinsip dari dan oleh masyarakat. Selain itu yang terpenting, program ini dapat mendukung pelaksanaan kebijakan padat karya di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut khususnya kegiatan pemeliharaan dan perawatan aset," ujar Gunung.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha mengatakan bahwa pada Sektor Perhubungan Laut, Kegiatan Penyelenggaran Program Padat Karya dilakukan dengan jenis kegiatan pembangunan dan perawatan sarana dan prasarana di bidang transportasi laut. 

Adapun Program Padat Karya ini, lanjut Arif, dilaksanakan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara di lingkungan Kementerian Perhubungan.  
WhatsApp Image 2019-08-02 at 12.56.00.jpeg
“Untuk itu, saya berharap dalam pelaksanaan Program Padat Karya ini, segenap jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dapat berkoordinasi dengan baik dengan masyarakat dan seluruh pelaku kegiatan serta tidak lupa untuk terus melaksanakan pemantauan secara intensif guna menghasilkan pekerjaan yang bermanfaat untuk masyarakat banyak,” tutup Arif.  

Turut hadir dalam kegiatan padat karya ini adalah tokoh-tokoh masyarakat desa Bansring dan juga perwakilan dari Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Negara (Biro LPP BMN) Kemenhub.


Reaksi dan Komentar