Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

LIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, KEMENHUB GELAR PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOK

LIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, KEMENHUB GELAR PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOKLIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, KEMENHUB GELAR PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOKLIBATKAN MASYARAKAT SEKITAR, KEMENHUB GELAR PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOK
JAKARTA (16/3) - Sedikitnya 60 orang warga dari Kelurahan Tanjung Priok, Pademangan Barat, Sungai Bambu, dan Warakas Jakarta Utara mengikuti program padat karya yang digelar oleh Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (16/3).

"Program padat karya yang dilaksanakan di berbagai kantor Distrik Navigasi yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok ini dilaksanakan secara berkesinambungan dari tahun ke tahun secara swakelola," kata Direktur Kenavigasian, Basar Antonius saat membuka kegiatan padat karya tersebut di halaman Kantor Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, Jakarta.
IMG-20190316-WA0083.jpg
Menurut Basar, kegiatan padat karya seperti ini dapat membuat lingkungan kerja yang bersih dan nyaman bagi para pegawai Distrik Navigasi Tanjung Priok. Sedangkan manfaat yang lebih luas, program padat karya ini adalah turut serta dan mendukung pemerintah dalam upaya meningkatkan lapangan kerja dan mengurangi angka kemiskinan. 

"Program padat karya dapat menekan jumlah pengangguran, setengah pengangguran, dan masyarakat miskin. Juga meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat, serta membangkitkan kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat," tuturnya.

Basar Antonius berharap kegiatan yang penuh manfaat seperti ini tidak hanya dilakukan di sekitar kantor Disnav Tanjung Priok. Sebab, wilayah kerja Kantor Disnav Tanjung Priok sangat luasnya.

"Disnav Tanjung Priok juga memiliki banyak menara suar yang tersebar mulai Cirebon di Jawa Barat hingga Belitung di Sumatera. Jadi program padat karya seperti ini kalau bisa dilakukan juga di daerah-daerah itu karena program ini dapat mengenalkan dan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap sarana bantu navigasi pelayaran," katanya.
IMG-20190316-WA0077.jpg
Sementara itu, Kepala Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok, Ali Malawat mengatakan bahwa program padat karya tahun ini setidaknya akan dilakukan di tiga lokasi yaitu di Kantor Pusat Disnav Kelas I Tanjung Priok, Menara Suar Belitung dan Menara Suar Pulau Tunda.

"Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Direktur Kenavigasian, kami akan menggelar program padat karya di tiga tempat. Jadi padat karya di Tanjung Priok ini hanya sebagai pembuka dari rangkaian kegiatan serupa di dua lokasi lainnya," ujar Ali Malawat.

Menurutnya program padat karya meliputi kegiatan pengecatan dan pembersihan selokan dan lokasi kantor, perbaikan jalan, dan pagar.

"Program ini merupakan bentuk sinergi dengan masyarakat. Padat karya ini juga dapat memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dengan pemberian uang tunai. Sehingga diharapkan dapat turut serta membantu peningkatan ekonomi masyarakat setempat," tutup Ali.


Reaksi dan Komentar