Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

LIBATKAN SWASTA, KEMENHUB OPTIMALKAN PENGGUNAAN FASPEL SLUKE REMBANG

LIBATKAN SWASTA, KEMENHUB OPTIMALKAN PENGGUNAAN FASPEL SLUKE REMBANG

JAKARTA (5/6) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengoptimalkan penggunaan fasilitas pelabuhan Sluke Rembang dengan melibatkan pihak swasta untuk memanfaatkan sebagian Dermaga yang dikenal dengan nama Dermaga APBN.

 

Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya Penandatanganan kerjasama sewa sebagian Dermaga APBN Pelabuhan Sluke Rembang antara Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Rembang dengan PT. Heksa Energi Mitraniaga. 

 

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor Unit penyelenggara Pelabuhan Kelas III Rembang, Fery Agus Satrio dengan Direktur PT. Heksa Energi Mitraniaga, Faizal Al Fariz pada tanggal 04 Juni 2021 bertempat di Kantor PT. Heksa Energi Mitraniaga, Jakarta.

 

Menurut Kepala Kantor Unit penyelenggara Pelabuhan Kelas III Rembang, Fery Agus Satrio, tujuan dilaksanakan kerjasama pemanfaatan sebagian Dermaga APBN Pelabuhan Sluke Rembang ini adalah dalam rangka memanfaatkan dan mengoptimalkan Barang Milik Negara berupa sebagian dermaga yang tidak sedang digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan kepelabuhanan.

 

“Selain itu juga untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan elpiji serta meningkatkan dan menambah pendapatan ke negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP,” kata Fery.

 

Menurut Fery penandatanganan kerjasama sewa sebagian dermaga pelabuhan Sluke Rembang juga ini merupakan wujud sinergi yang baik antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Rembang dengan pihak Swasta.

 

“Perjanjian kerja sama sewa sebagian Dermaga APBN Pelabuhan Sluke Rembang berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun dengan nilai sewa sebesar Rp. 1, 642 milliar,” kata Fery.

 

Fery juga berharap dengan dilaksanakan penandatanganan kerjasama ini ke depan Pelabuhan Sluke Rembang dapat memberikan nilai manfaat yang besar baik kepada masyarakat dan negara serta dapat menjadikan kota Rembang selain sebagai kota santri juga kota maritim yang berkembang, maju serta dinamis. 

 

Sementara itu, Direktur PT. Heksa Energi Mitraniaga, Faizal Al Fariz pada kesempatan yang sama mengatakan perjanjian kerjasama ini merupakan upaya PT. Heksa Energi Mitraniaga I untuk mendukung Kementerian Perhubungan khususnya Kantor UPP Kelas III Rembang untuk mengoptimalkan fasilitas pelabuhan Sluke Rembang serta meningkatan pendapatan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP.

 

Kerjasama yang terjalin antara Pemerintah dan Swata ini sudah sejalan dengan kebijakan Pemerintah Presiden RI melalui Menteri Perhubungan untuk terus mendorong sektor perekonomian di berbagai daerah melalui pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur sebagai upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Reaksi dan Komentar