Pemesanan tiket kapal di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang selama libur Lebaran Idulfitri didominasi pembelian secara daring (online). Perubahan ini berdampak pada berkurangnya antrean penumpang di loket menjelang arus balik Lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang, Slamet Sunarto, mengatakan tren pembelian tiket secara daring kini semakin terlihat di lapangan. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial serta penyediaan layanan M-Kios di Pelabuhan SBP untuk membantu penumpang yang membutuhkan panduan pembelian tiket.
“Banyak penumpang sudah pesan tiket dari jauh hari secara online sehingga tidak mengalami antrean panjang,” ujar Slamet Sunarto, Jumat (27/3/2026).
Kondisi di terminal penumpang kini lebih tertib karena penumpang datang sesuai jadwal keberangkatan. Sementara itu, penumpang yang membeli tiket secara langsung di pelabuhan umumnya merupakan mereka yang memutuskan berangkat secara mendadak. Meski demikian, mereka tetap dapat terlayani.
“Sudah tidak terlihat lagi antrean panjang pemudik saat pembelian tiket kapal di Pelabuhan SBP,” katanya.
Untuk rute Tanjungpinang–Dabo, Kabupaten Lingga, tingkat keterisian kapal disebut selalu penuh selama periode mudik Lebaran tahun ini. Operator kapal bahkan menyiapkan armada pengganti dengan kapasitas lebih besar ketika permintaan penumpang meningkat.
Dalam sehari, kapal pada rute Tanjungpinang–Lingga melayani dua kali perjalanan. Skema tersebut dinilai cukup efektif untuk mengurai kepadatan penumpang, terutama pada jam-jam sibuk.
“Untuk rute Tanjungpinang ke Lingga, kapal terisi penuh dengan para pemudik,” tuturnya.
Slamet menambahkan, kebiasaan membeli tiket secara daring juga dipengaruhi oleh pengalaman masyarakat saat bepergian di daerah lain. Ia berharap kebiasaan tersebut terus dipertahankan karena dapat membantu pengelolaan arus penumpang di pelabuhan.
“Sistem online ini sangat membantu kami menghindari penumpukan penumpang di pelabuhan,” ujarnya.


Reaksi dan Komentar