Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Masyarakat Nyaman Naik Kapal Laut Kemenhub Siagakan Tambahan Kapal di Titik Krusial

Masyarakat Nyaman Naik Kapal Laut Kemenhub Siagakan Tambahan Kapal di Titik Krusial

SEMARANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pagi ini Sabtu (7/5) atau H+4, meninjau Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, untuk mengecek penanganan arus balik. Dalam tinjauannya, Menhub mengecek keberangkatan kapal KM. Dharma Kartika VII tujuan Pontianak.

 

“Saya hari ini gembira sekali bisa hadir di Pelabuhan Tanjung Mas, melepas masyarakat pada arus balik. Mereka ini akan kembali ke asalnya. Ada yang ke Pontianak sekitar 700 orang dan mereka bawa motor, mobil dan logistik,” ujar Menhub.

 

Menhub juga sempat berbincang dengan salah satu penumpang bernama Supardi yang hendak balik ke Pontianak. Menhub mengatakan, penumpang tersebut memilih naik kapal kembali ke Pontianak karena sangat nyaman.”Mereka bilang naik kapal sangat enak, seperti plesiran, makannnya juga enak,” kata Menhub.

 

Di tengah masa mudik ini dengan banyak sekali volume pergerakan yang terjadi, Menhub menginstruksikan kapal Navigasi dan KPLP untuk siaga di titik-titik perairan yang krusial. “Kapal-kapal negara, Kapal navigasi dan kapal KSOP bersiaga di semua tempat titik. Apakah di Madura, Selayar, Banjarmasin, Samarinda, Belawan. Semua teman-teman di navigasi dan KSOP siap memback up apabila terjadi sesuatu,” katanya. 

 

Pemerintah telah menyiapkan dengan cermat dan hati-hati, dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik maupun balik yang terjadi di angkutan laut. Berdasarkan survey Balitbanghub, pada tahun ini sekitar 1,4 juta orang akan mudik menggunakan kapal laut.

 

Kemenhub telah meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, dengan melakukan re-routing kapal-kapal ke daerah yang penumpangnya padat. Sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan. (HH/RDL/LA/HS)

 

 

#MenghubungkanIndonesia

 

Semarang, 7 Mei 2022

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 08119291151

Reaksi dan Komentar