Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

MENHUB, APLIKASI INAPORTNET 2.0 DAN DO ONLINE TINGKATKAN EFISIENSI WAKTU DAN BIAYA

MENHUB, APLIKASI INAPORTNET 2.0 DAN DO ONLINE TINGKATKAN EFISIENSI WAKTU DAN BIAYA

​JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jumat (29/6) meluncurkan aplikasi Inaportnet 2.0 dan layanan Delivery Order Online (DO) yang bertempat di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta. Melalui aplikasi ini, maka tingkat efisensi waktu dan biaya pelayanan di pelabuhan akan meningkat.

“Tentunya melalui aplikasi ini kita berhasil meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pelayanan di pelabuhan. Kemudian yang penting juga adalah kejelasan, jadi kita dapat memastikan barang kita dimana dan bagaimana. Ini suatu langkah yang sangat baik,” ujar Menhub.

Aplikasi Inaportnet 2.0 dan layanan Delivery Order (DO) Online akan mulai diterapkan di lima pelabuhan, yakni empat Pelabuhan Utama yaitu, Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Makassar serta satu Pelabuhan Kelas I yaitu Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Aplikasi ini merupakan kelanjutan dari penerapan Inaportnet yang telah dilakukan di 16 pelabuhan pada tahun 2017.
IMG-20180629-WA0135.jpg
Lebih lanjut Menhub mengapresiasi kepada semua pihak yang memberikan dukungan terhadap aplikasi ini. Menhub berpesan agar aplikasi ini benar-benar digunakan dan dimaksimalkan. Lalu jangan segan untuk memberikan kritikan positif guna peningkatan yang lebih baik.

“Saya minta kepada stakeholder, baik dari Kemenhub maupun semua pihak yang menggunakan agar melakukan dengan allout (maksimal) dan saya juga berpesan untuk jangan sungkan-sungkan memberikan masukan-masukan yang positif, karena masukan dan kritik ini sangat bermanfaat untuk peningkatan layanan,” sebut Menhub.

Menhub juga mengatakan bahwa dalam penerapan aplikasi aplikasi ini nanti, aspek yang pertama harus dijunjung tinggi adalah komitmen, yaitu bagaimana seluruh stakeholder yang terlibat dapat patuh terhadap standar operasional prosedur yang berlaku. Menurut Menhub tanpa komitmen yang kuat dari seluruh pihak, maka Aplikasi ini tidak akan bisa menjadi sistem yang menjadi rujukan utama untuk pelayanan kapal dan barang di pelabuhan. 

Kemudian aspek kedua yang harus tetap dijaga adalah koordinasi, yakni bagaimana setiap pihak yang berkepentingan dapat saling bahu-membahu untuk mewujudkan tujuan implementasi dari aplikasi ini, yang tentunya melibatkan banyak pihak dan instansi terkait.

“Oleh karena itu, saya ingatkan kembali agar kita bisa terus saling menghormati dan menghilangkan ego sektoral demi kepentingan khalayak yang lebih luas, serta terus meningkatkan koordinasi yang sudah terjalin baik selama ini,” tutup Menhub. (HH/TH/RK/BI)


Reaksi dan Komentar