Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Menhub Dan PJ Gubernur Sumsel Bahas Kemajuan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

Menhub Dan PJ Gubernur Sumsel Bahas Kemajuan Pembangunan Pelabuhan Tanjung CaratMenhub Dan PJ Gubernur Sumsel Bahas Kemajuan Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat

PALEMBANG – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Pj. Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni membahas kelanjutkan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat, Palembang, Sabtu (14/10). 

 

Menhub mengatakan saat ini tengah mengupayakan finalisasi sertifikasi, desain, dan skema pembiayaannya.

 

“Hari ini kami membahas tentang rencana kemajuan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat. Kami bersama-sama Pemprov Sumsel akan memastikan finalisasi dari sertifikasi, desain, dan pembiayaan melalui skema Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha (KPBU),” kata Menhub usai pertemuan.

 

Menhub mengungkapkan, telah ada sejumlah investor yang melakukan penjajakan. Ia optimistis pembangunan berjalan dengan baik.

 

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, sejumlah tantangan yang dihadapi dalam membangun Pelabuhan Tanjung Carat, diantaranya yaitu pengalihan fungsi dari yang tadinya hutan menjadi area produktif, termasuk penyelesaian amdal.

 

“Tapi kita akan lakukan penyelesaiannya simultan dengan kegiatan pembuatan desain. Jadi kalau kita bisa selesaikan dalam 6 bulan kedepan, Insya Allah tahun depan kita dapat melakukan lelang. Dan karena memang sudah ada investornya, ditargetkan tahun 2024 kita bisa melakukan groundbreaking,” ucap Menhub.

 

Sementara Pj. Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan, Pemprov Sumsel mendukung pembangunan pelabuhan ini. 

 

“Mengenai pelabuhan Tanjung Carat, pada prinsipnya semua program yang masuk ke sini apalagi ini untuk memperlancar transportasi kemudian untuk pelayanan kita pasti dukung. Tadi di dalam juga sudah kita bahas apalagi yang akan kita lakukan, langkah-langkah yang akan kita lakukan dan perlu kita lakukan percepatan,” ucapnya. 

 

Pelabuhan Tanjung Carat nantinya akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota, dan juga karena sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi) sehingga tidak bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Nantinya Pelabuhan Boom Baru akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang.(HH/RDL/BRD)

Reaksi dan Komentar