Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

MENHUB LANTIK MARSDA TNI HENRI ALFIANDI SEBAGAI KABASARNAS

MENHUB LANTIK MARSDA TNI HENRI ALFIANDI SEBAGAI KABASARNASMENHUB LANTIK MARSDA TNI HENRI ALFIANDI SEBAGAI KABASARNASMENHUB LANTIK MARSDA TNI HENRI ALFIANDI SEBAGAI KABASARNASMENHUB LANTIK MARSDA TNI HENRI ALFIANDI SEBAGAI KABASARNAS

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang baru Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi menggantikan Marsekal Madya TNI Purn. Bagus Puruhito yang telah memasuki masa purna tugas. Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (4/2).

Menhub menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Marsekal Madya TNI Purn. Bagus Puruhito atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat sebagai Kabasarnas sejak Januari 2019.

Semasa kepemimpinan Marsekal TNI Purn. Bagus Puruhito, Basarnas telah melakukan upaya pencarian dan pertolongan pada sejumlah musibah yang terjadi di Indonesia diantaranya : jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Kepulauan Seribu; bencana tanah longsor terjadi di Sumedang, Jawa Barat; bencana banjir di Kalimantan Selatan; dan gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. 

“Penanganan beberapa operasi SAR berskala besar dengan baik dalam kurun waktu yang bersamaan membuktikan bahwa Pak Bagus memiliki kapasitas kepemimpinan yang andal dan tangguh,” kata Menhub.

Menhub menuturkan, tugas dan tanggung jawab Basarnas sangat besar dan tidak mudah yaitu menangani hal kedaruratan pencarian dan pertolongan pada kecelakaan, bencana, dan kondisi membahayakan manusia yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. 

“Karena itu, Basarnas harus selalu siap siaga 24 jam dengan response time yang cepat, tepat dan aman. Karena dalam kondisi tersebut, semakin cepat tiba di lokasi bencana/kecelakaan, maka kemungkinan menyelamatkan jiwa korban akan semakin besar” jelas Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan apresiasinya kepada jajaran Basarnas yang selalu semangat, tangguh, dan tanpa pamrih untuk menghadapi resiko tinggi untuk melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi di wilayah Indonesia yang berada dalam ring of fire sehingga rentan terjadinya bencana.

Menhub mengatakan, Basarnas telah membuktikan kredibilitasnya dan telah mendapat kepercayaan dari masyarakat luas sebagai leading sector dalam penyelenggaraan pencarian dan pertolongan di Indonesia. 

Menhub berharap, di bawah kepemimpinan Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi dapat mempertahankan dan juga semakin meningkatkan kinerja Basarnas. Serta semakin meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

“Semoga amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” ucap Menhub. (AH/RDL/LA/JD)

Reaksi dan Komentar