Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

MENHUB MINTA LULUSAN STIP LEBIH MAMPU BERSAING DI KANCAH INTERNASIONAL

MENHUB MINTA LULUSAN STIP LEBIH MAMPU BERSAING DI KANCAH INTERNASIONAL

​

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi minta agar lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) lebih mampu bersaing di kancah internasional. Demikian disampaikan Menhub Budi dalam kunjungan ke STIP di Marunda, Jakarta, Minggu (16/7)

"Sebagaimana kita ketahui Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, hal tersebut harus kita imbangi dengan sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi agar dapat bersaing di kancah internasional," ujar Menhub.

Dalam kunjungannya Menhub memuji perubahan sistem pembinaan yang dilakukan STIP belakangan ini. Perubahan pembinaan tersebut dilakukan agar kejadian-kejadian kekerasan yang lalu tidak terulang kembali.

Dalam kesempatan yang sama Menhub minta kepada seluruh jajaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk terus meningkatkan pembinaan bagi Taruna-Taruni STIP agar dapat memenuhi kebutuhan pelaut, baik untuk nasional maupun internasional. Salah satu caranya, menurut Menhub Budi adalah peningkatan bahasa Inggris.

"Salah satu faktor Indonesia kalah bersaing dengan Filipina dalam jumlah pelaut yang bekerja secara internasional adalah kemampuan bahasa Inggris pelaut Filipina yang lebih baik," tambah Menhub.
IMG-20170717-WA0000.jpg
Menhub menambahkan bahwa saat ini Filipina mampu menyumbangkan tenaga kerja pelaut yang bekerja secara internasional sebanyak 4 juta orang, sedangkan  Indonesia meskipun menduduki urutan kedua baru bisa menyumbang 400.000 pelaut. 

Selesai memimpin apel, Menhub didampingi pejabat Kemenhub dan STIP  bertemu dengan Taruna Amarullah yang merupakan kakak dari Amirullah Taruna STIP yang meninggal dunia pada beberapa bulan lalu. Dalam kesempatan tersebut Amrullah mengatakan sejak adiknya meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh seniornya, STIP telah berubah, tidak ada lagi tindak kekerasan di lingkungan Taruna STIP dikarenakan adanya pengawasan ketat yang dilakukan oleh para pelatih dan dosen. 

Atas nama pribadi dan keluarganya, Amarullah meminta kepada Menhub agar dibuatkan monumen Amirullah untuk mengenang kejadian yang dialami adiknya agar terus diingat dan dapat memberikan pembelajaran bagi Taruna lain sehingga tidak mengulangi tindak kekerasan di lingkungan STIP.

Atas permintaan tersebut, Menhub mengatakan akan membuat monumen yang tidak seperti patung, tapi akan memanfaatkan ruangan atau gedung yang ada, misalnya dengan memberi nama ruang perpustakaan dengan nama Amirullah.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menhub menyaksikan atraksi penyelamatan penumpang kapal yang dilakukan oleh Taruna-Taruni STIP. Sebelumnya Menhub juga menyaksikan yel-yel penyemangat dan atraksi drum band STIP. Kunjungan Menhub diakhiri dengan makan malam bersama Taruna-Taruni STIP. 

Sebagimana diketahui STIP merupakan salah satu sekolah pelayaran terbesar di Indonesia yang sampai saat ini telah meluluskan Taruna-Taruni jurusan Nautika sebanyak 3.762 orang, jurusan Teknika 3.344 orang, jurusan KALK sebanyak 1.624 orang dan jurusan Elektro sebanyak 1624 orang dan mempunyai nilai historis karena dibangun sejak era Presiden Soekarno.

Turut hadir dalam kunjungan ini Kepala BPSDM Perhubungan Djoko Sasono, Sekretaris BPSDM Perhubungan Masrono Yugihartiman, Kepala STIP Sahattua Simatupang, Kepala STTD Sigit Irfansyah dan jajaran pengajar STIP.


Reaksi dan Komentar