Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Menhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap Berjalan

Menhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap BerjalanMenhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap BerjalanMenhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap BerjalanMenhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap BerjalanMenhub Pastikan Proyek Bandara dan Pelabuhan di Labuan Bajo Tetap Berjalan

Labuan Bajo - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke  Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (19/9). Tinjauan tersebut untuk memastikan proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi tetap berjalan meski di tengah pandemi Covid-19.  

"Hari ini saya meninjau beberapa proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose dan  Pelabuhan Labuan Bajo  untuk memastikan proyek tetap berjalan, namun dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan," ujar Menhub Budi. 

Menurutnya pembangunan infrastruktur khususnya dalam sektor transportasi harus dilanjutkan karena dapat membantu percepatan ekonomi nasional dengan  menciptakan lapangan kerja baru hingga membuka konektivitas antar wilayah. Ditambah Labuan Bajo merupakan salah satu kawasan wisata super prioritas yang dapat menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara pada masa yang akan datang. 

"Pembangunan ini perlu dilanjutkan meski di tengah pandemi agar dapat membantu membangkitkan perekonomian nasional dengan konektivitas yang semakin terbuka. Sehingga kawasan wisata super priortas seperti Labuan Bajo, Mandalika dan lainnya bisa semakin menarik wisatawan lokal hingga mancanegara," jelas Menhub Budi. 

Menhub menambahkan, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan ini juga sejalan dengan program padat karya yang dapat menyerap tenaga kerja dari daerah. Selain itu, proyek pembangunan bandara dan pelabuhan Labuan Bajo sudah dikoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait seperti Kementerian PUPR, Kemenpar, dan Pemerintah Daerah terkait dengan kesiapan konektivitas antara simpul transportasi dengan area pariwisata.


Dalam tinjauannya di Bandara Komodo, Menhub mengecek seluruh area dari mulai keberangkatan, kedatangan, ruang tunggu, hingga runway. Adapun progres pengembangan Bandara Komodo saat ini yang dilakukan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yaitu pemotongan bukit, pembebasan lahan yang sudah mencapai tahap akhir serta perpanjangan runway 200 x 45 M dari semula 2.250 M akan menjadi 2.750 M

Begitupun dengan Pelabuhan Multipurpose yang dibangun untuk melayani kapal curah air dan petikemas dengan bobot 5000-10.000 DWT dengan luas pelabuhan lebih dari 6 hektare, dirinya mengecek ke seluruh area pembangunan. 

Menhub Budi menyatakan bahwa pelabuhan ini dibangun untuk mengoptimalkan pergerakan logistik di Labuan Bajo sehingga pendistribusiannya bisa berjalan lebih cepat dan lancar. Selain itu juga Menhub Berharap pembangunan tersebut dapat dipercepat sehingga selesai tepat waktu. 

"Meski di tengah pandemi saya harap pembangunan pelabuhan multipurpose di Wae Kelambu dapat tetap berjalan agar pendistribusian logistik segara berjalan lebih cepat dan lancar. Namun tidak henti-hentinya saya meminta agar mengutamakan protokol kesehatan dalam proses pembangunan di masa pandemi ini," tuturnya. 

Saat ini progres rincian pekerjaan pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu per 13 September 2020  yaitu; Pekerjaan persiapan, perkerjaan causeway, pekerjaan trestle, pekerjaan dermaga dan penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi. 

Proyek terakhir yang dikunjungi Menhub Budi ialah Pelabuhan Labuan Bajo yang akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata dan kapal penumpang. 

"Harapannya dengan mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Labuan bajo dapat menggerakan roda perekonomian nasional. Selain itu juga saya menekankan kepada seluruh simpul transportasi yang ada di Labuan Bajo untuk memperhatikan protokol kesehatan," tandas Menhub Budi. 

Turut mendampingi Staf Khusus Bidang Komunikasi dan SDM Adita Irawati, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, dan  Sesditjen Perhubungan Laut Andi Hartono.(LKW/RDL/LA/HT)
 

Reaksi dan Komentar