Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

MESKI PANDEMI, CAPAIAN BIDANG KEUANGAN DITJEN HUBLA TAHUN 2020 TETAP OPTIMAL

MESKI PANDEMI, CAPAIAN BIDANG KEUANGAN DITJEN HUBLA TAHUN 2020 TETAP OPTIMAL
JAKARTA (12/1) – Tahun Anggaran 2020 menjadi situasi yang extra-ordinary karena adanya pandemi Covid-19, namun demikian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan tetap memberikan kontribusi positif di bidang keuangan. Beberapa capaian Ditjen Perhubungan Laut di Tahun Anggaran 2020 di antaranya berhasil mencapai realisasi anggaran sebesar 95,61% dan untuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai 107,49%. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Andi Hartono saat memberikan pengarahan pada kegiatan Rekonsiliasi Penyusunan Laporan Keuangan Tahunan Tahun Anggaran 2020 di Jakarta, Selasa (12/1). “Selain itu di Tahun Anggaran 2020, Laporan Keuangan Kementerian Perhubungan Tahun 2019 telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI yang ke 7 (tujuh) kalinya dan hal ini merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan,” kata Andi. Ia berharap keberhasilan pencapaian penilaian dan opini WTP ini hendaknya tidak membuat cepat berpuas diri. Namun justru harus dijadikan pendorong semangat untuk berbuat lebih baik agar kembali mampu mempertahankan capaian Laporan Keuangan Tahun 2020. Pada kesempatan tersebut, Andi minta kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut agar dalam menyusun Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2020 dapat melakukan penyesuaian dan peningkatan kecepatan dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Sebagai seorang Pegawai Negeri yang profesional, kita harus betul-betul membenahi tata kelola keuangan maupun barang sehingga kita bisa meminimalisir temuan-temuan aparat pemeriksa intern maupun ekstern dalam hal ini Inspektorat Jenderal maupun BPK-RI,” tegasnya. Adapun pelaksanaan Rekonsiliasi Penyusunan Laporan Keuangan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Laporan Keuangan agar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) yang pada akhirnya dapat menciptakan Pemerintahan yang bersih dan akuntabel di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut. Pada tahun ini, Rekonsiliasi ini dilaksanakan selama 14 hari ini mulai tanggal 11-24 Januari 2020 dan diikuti oleh 637 orang peserta yang berasal dari seluruh Satker se-Indonesia yang terbagi menjadi 4 gelombang.

Reaksi dan Komentar