Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

MTI Kepri : E-Ticketing Itu Harusnya Mempermudah, Bukan Mempersulit Penumpang

MTI Kepri : E-Ticketing Itu Harusnya Mempermudah, Bukan Mempersulit Penumpang

Tanjungpinang, SuaraKepri.com – Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Provinsi Kepulauan Riau, Syaiful, mengkritisi pemberlakuan E-Ticketing di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) yang dilakukan uji coba. Kritik uji coba ini sempat membuat antrian yang membludak terhadap para penumpang yang ingin berangkat dari Tanjungpinang menuju Batam melalui SBP, pada hari Minggu (18/8).

Bagi Ketua MTI Provinsi Kepri, Syaiful, SE mengatakan bahwa penggunaan sistem E-Ticketing ini harusnya mempermudah para penumpang. Pemberlakuan E-Ticketing berdasarkan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut No. 33 Tahun 2023 mengenai Implementasi E-Ticketing. Tetapi sejak uji coba, sistem ini masih memiliki hambatan dari masyarakat.

“Yang dimaksud itu (sistem E-Ticketing) adalah untuk mempermudah masyarakat untuk membeli tiket secara online, bisa lewat hp/android. Dengan sistem ini, memiliki kelebihan bagi masyarakat yang hendak berpergian tidak perlu lagi antri beli tiket di konter. Tinggal tunjukan barcode, bisa langsung masuk ke kapal,” ujar Syaiful.

Tetapi, sejak dilakukan uji coba di Pelabuhan SBP, Syaiful menjadi heran, sistem E-Ticketing ini malah mempersulit penumpang.

“Tentunya harapan kita, jika pihak Pelabuhan yakni Pelindo hendak menerbitkan sistem e-tiketing, tentunya memilih perusahaan aplikator yang siap menerapkan sistem tersebut. Jangan sampai katanya sistem, e-tiketing namun masyarakat masih juga membeli tiket secara manual seperti yang sudah diterapkan di Pelabuhan Telaga Punggur saat ini, itu sama saja pembodohan/pembohongan publik,” tegas Syaiful.

Salah satu penumpang, bernama Budi, berharap sistem E-Ticketing tidak diberlakukan terlebih dahulu, sampai sistem ini betul-betul siap.

“Kalau belum siap, nantinya jadi begini lagi, antrian panjang dan akan terjadi kekisruhan lagi,” ungkapnya.

Penulis : Zen

Editor : Thafan

Reaksi dan Komentar