Jakarta, 16 September 2026 – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok menyambut kedatangan MV. Doulos Hope, kapal pameran buku internasional yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok hingga 11 Oktober 2026.
Kehadiran MV. Doulos Hope di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian dari kegiatan yang mempertemukan sektor kepelabuhanan dengan kegiatan literasi dan edukasi. Selain menjalankan fungsi sebagai simpul transportasi laut dan pusat kegiatan logistik, pelabuhan juga menjadi ruang yang mendukung interaksi masyarakat dengan berbagai kegiatan yang memiliki nilai edukatif dan kebudayaan.
Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, M.M., menyampaikan bahwa kedatangan MV. Doulos Hope memberikan dimensi lain terhadap keberadaan pelabuhan sebagai bagian dari konektivitas maritim.
Selama berada di Tanjung Priok, MV. Doulos Hope menghadirkan pameran buku yang dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan literasi bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar, untuk mengenal berbagai koleksi buku sekaligus memperoleh wawasan yang lebih luas melalui interaksi dengan lingkungan literasi internasional.
Kegiatan ini juga mencerminkan keterhubungan antara karakter Indonesia sebagai negara maritim dengan pengembangan literasi. Jalur laut tidak hanya berfungsi sebagai sarana pergerakan barang dan manusia, tetapi juga memiliki peran dalam mempertemukan masyarakat, budaya, dan pengetahuan dari berbagai wilayah.
Selama masa sandar MV. Doulos Hope hingga 11 Oktober 2026, aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Koordinasi antarinstansi dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan dan memperhatikan kepentingan pengguna jasa serta masyarakat.
Kehadiran MV. Doulos Hope di Tanjung Priok menjadi salah satu bentuk pemanfaatan konektivitas maritim dalam mendukung kegiatan edukasi dan literasi. Melalui kegiatan tersebut, Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya berperan dalam mendukung kelancaran arus transportasi dan logistik, tetapi juga menjadi bagian dari ruang interaksi masyarakat dengan pengetahuan dan kebudayaan internasional.


Reaksi dan Komentar