Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

OPTIMALISASI PELAYANAN INAPORTNET, KSOP BANTEN LUNCURKAN APLIKASI HAPI PAPE

OPTIMALISASI PELAYANAN INAPORTNET, KSOP BANTEN LUNCURKAN APLIKASI HAPI PAPE

​

BANTEN (5/9) -  Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Banten secara resmi meluncurkan penggunaan HAPI PAPE atau Harmonisasi Pemanfaatan Inaportnet pada Kegiatan Pelayanan Kepelabuhanan di Pelabuhan Banten bertempat di Hotel Royal Krakatau Cilegon pada hari ini (5/9).

Peluncuran secara resmi ini merupakan tindak lanjut dari dilakukannya Uji Coba dan sosialisasi penerapan HAPI PAPE dimaksud pada Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) beberapa waktu yang lalu, agar mendapatkan gambaran yang positif tentang HAPI PAPE untuk kegiatan pelayaran kapal pada masing-masing TUKS.
IMG-20190905-WA0166.jpg
“Saat ini kita berada dalam era digitalisasi, di mana peningkatan pelayanan di bidang kepelabuhanan dan pelayaran harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang sangat dinamis dan untuk itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten  menginisiasi pelaksanaan HAPI PAPE ini," ujar Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Herwanto setelah melakukan peluncuran resmi HAPI PAPE hari ini (5/9).

Pelaksanaan aplikasi Hapi Pape, yang merupakan suatu proyek perubahan untuk meningkatkan kinerja pelayanan kapal pada TUKS di Pelabuhan Banten.

“Saya yakin, proyek perubahan Hapi Pape ini dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujarnya.

Salah satu manfaatnya bagi Kantor KSOP Banten adalah dapat meningkatkan integritas dan pelayanan yang lebih baik. Sedangkan bagi TUKS, biaya dan waktu serta transparansi pelayanan menjadi terukur. 

“Selain itu, program ini juga dapat menciptakan iklim investasi, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berusaha,” terangnya.

Pada kesempatan dimaksud, Walikota Cilegon, Edi Aryadi, menyampaikan ucapan Selamat dan sukses atas peluncuran Hapi Pape. Edi berharap hadirnya Hapi Pape dapat meningkatkan kualitas dan kinerja dalam pelayanan kepelabuhanan, khususnya di Pelabuhan Banten.

Edi menyampaikan apresiasinya kepasa PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) yang telah menerapkan sistem informasi pelayanan yang telah dikoneksikan dengan aplikasi inaportnet.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Herwanto, mengungkapkan bahwa pada saat pelaksanaan Uji Coba sebelumnya, TUKS milik PT. Krakatau Bandar Samudera telah dipilih sebagai pilot project  karena dianggap telah memiliki sistem yang memadai. 

Pelaksanaan uji coba sendiri telah dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2019 pada dermaga TUKS milik PT. KBS untuk kapal MV. China Pioneer dengan perusahaan pelayaran PT. ITL dan dinyatakan berhasil. 
IMG-20190905-WA0167.jpg
“Kegiatan Launching ini diharapkan dapat menjadi babak baru pemanfaatan lnaportnet di Pelabuhan Banten, khususnya untuk pelayanan kapal yang dapat digunakan TUKS-TUKS karena pelayanan cukup dengan melalui Aplikasi,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Kepelabuhanan hadir membuka acara tersebut yang ditandai dengan Pemukulan Rancak Gendang dan didampingi oleh Walikota Cilegon, Direktur Utama PT. KBS, Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Herwanto serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Propinsi Banten.


Reaksi dan Komentar