Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

OPTIMALKAN EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL KEMENHUB MENGGELAR KEGIATAN KNOWLEDGE SHARING BERSAMA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN AMERIKA SERIKAT

OPTIMALKAN EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL KEMENHUB MENGGELAR KEGIATAN KNOWLEDGE SHARING BERSAMA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN AMERIKA SERIKATOPTIMALKAN EKOSISTEM LOGISTIK NASIONAL KEMENHUB MENGGELAR KEGIATAN KNOWLEDGE SHARING BERSAMA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN AMERIKA SERIKAT

JAKARTA (22/12) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam kegiatan Knowledge Sharing dengan topik "Optimalisasi Pekerjaan Pengangkutan Logistik"

Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan dalam agenda acara ini adalah Knowledge Sharing mengenai kebijakan Pengangkutan Logistik dari Departemen Perhubungan Amerika Serikat.

Arus logistik merupakan elemen fundamental dalam pengelolaan transportasi dan selalu menjadi perhatian utama pemerintah. Di Indonesia, hal itu tercermin dalam Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2020 tentang Ekosistem Logistik Nasional.

"Implementasi ekosistem logistik nasional juga merupakan terobosan karena akan menciptakan standar pelayanan yang transparan bagi importir, eksportir, dan pengusaha logistik" Ujar Plt. Sesditen Hubla Lollan Panjaitan.

Sementara itu Ekosistem Logistik Nasional melibatkan banyak pihak dalam proses pengembangan dan pelaksanaannya. Yang pertama, tentu saja dari Pemerintah kemudian seluruh lembaga terkait telah berkoordinasi dengan baik untuk menyelaraskan proses bisnis dan sistem pelayanannya. Penyederhanaan dan integrasi proses bisnis antar lembaga memerlukan berbagai penyesuaian regulasi. lembaga juga melakukan penyesuaian regulasi agar mampu mendukung Ekosistem Logistik Nasional dalam meningkatkan efisiensi logistik.

Lollan Panjaitan menyampaikan bahwa terdapat 3 (tiga) program utama dalam Ekosistem Logistik Nasional. Pertama Penyederhanaan proses bisnis layanan pemerintah di bidang logistik berbasis teknologi informasi untuk menghilangkan pengulangan dan duplikasi, kedua Kolaborasi sistem pelayanan logistik internasional dan domestik antara pelaku kegiatan logistik di lingkungan pemerintah dan swasta, dan terakhir Kemudahan transaksi pembayaran penerimaan negara dan fasilitasi pembayaran antar pelaku usaha yang terkait dengan proses logistik

"Sebagai salah satu instansi yang bertanggung jawab dalam Program Ekosistem Logistik Nasional, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia selalu bekerjasama dengan lembaga dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai target Ekosistem Logistik Nasional" kata Plt. Sesditjen Hubla Lollan Panjaitan.

Lebih lanjut Plt Sesditjen Hubla Lollan Panjaitan berharap adanya Knowledge Sharing ini dapat berdiskusi dan bertukar keahlian dan pengalaman tentang Pengoptimalan Logistik dengan Departemen Perhubungan Amerika Serikat dan pada pertemuan ini kita dapat memiliki diskusi yang bermanfaat tentang ekosistem logistik, dan juga harapannya dapat menjalin kerja sama lebih lanjut di masa mendatang.

Reaksi dan Komentar