Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Optimalkan Pelabuhan Kaimana Papua Barat, Menhub Minta Jalin Kerjasama dengan Pemda

Optimalkan Pelabuhan Kaimana Papua Barat, Menhub Minta Jalin Kerjasama dengan Pemda

​

Kaimana - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan ke Pelabuhan Kaimana di sela-sela kunjungan kerja bersama Presiden Jokowi ke sejumlah Provinsi Papua dan Papua Barat, Minggu malam (27/10). Dalam peninjauannya, Menhub Budi disambut oleh Direktur Kepelabuhanan, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kaimana, serta perwakilan dari PT PELNI.

Menhub Budi memberikan arahan bagi pejabat terkait untuk terus mengoptimalkan pelayanan dan fasilitas yang sudah berjalan.

"Saya minta untuk optimalkan fasilitas yang ada, karena kunjungan kapal masih bisa dilayani dengan kapasitas eksisting," tuturnya.
WhatsApp Image 2019-10-28 at 10.50.46 (1).jpeg
Lebih lanjut Menhub Budi juga meminta agar UPP Kaimana secara aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten dan pengusaha setempat untuk mempromosikan pelabuhan. Hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja Pelabuhan Kaimana.

"Selain itu saya minta kepada Kepala UPP untuk lakukan kerjasama, kolaborasi dengan Pemkab Kaimana dan para pengusaha setempat untuk mempromosikan pelabuhan ini sehingga dapat meningkatkan kinerja pelabuhan dan pendapatan PNBP," tandasnya.

Pelabuhan Kaimana memiliki dermaga eksisting dengan panjang 123 x 8 meter dapat menampung kapal dengan kapasitas standar sampai dengan 14.000 DWT dan kedalaman -8 mLWS. Pada saat ini terdapat 3 Trayek Angkutan Perintis dan 1 Trayek Angkutan Tol Laut yang menyinggahi Pelabuhan Kaimana. Kapal barang serta kapal peti kemas yang berlabuh di Pelabuhan Kaimana paling banyak berasal dari Fak Fak, dengan tujuan pelabuhan di Tual dan Pomako.

Pada tahun 2019, dilakukan pengembangan pada sisi darat yaitu pengembangan gedung kantor dan terminal penumpang. 
WhatsApp Image 2019-10-28 at 10.50.47.jpeg
Pengembangan Pelabuhan Kaimana sudah mulai pada Tahun Anggaran 2010 s.d 2019 dengan total anggaran kurang lebih Rp 248 Milyar. Pengembangan ini diharapkan dapat bermanfaat dalam merangsang pertumbuhan kegiatan ekonomi, perdagangan, 
dan industri di wilayah sekitar. (LNM/RDL/YSP/HA)


Reaksi dan Komentar