Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK MAKSIMALKAN PEMANFAATAN DIGITALISASI MENUJU PELAYANAN PRIMA

OTORITAS PELABUHAN UTAMA TANJUNG PRIOK MAKSIMALKAN PEMANFAATAN DIGITALISASI MENUJU PELAYANAN PRIMA

​JAKARTA (15/1) - Pelabuhan Tanjung Priok saat ini terus berbenah guna menjadi pelabuhan dengan pelayanan prima melalui pemanfaatan digitalisasi.


Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha yang mewakili Dirjen Perhubungan Laut dalam acara peresmian kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok pada hari ini (15/1).

“Saat ini penerapan inaportnet, Delivery Order (DO) Online, MOS (Marine Operating System) telah diterapkan di pelabuhan Tanjung Priok. Kedepan, kami terus berupaya agar pelabuhan Tanjung Priok menjadi semakin lebih baik, dan tertata,” kata Arif yang didampingi oleh Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta dan Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok, Amiruddin.

Arif Toha menambahkan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok akan mengintegrasikan buffer area untuk truk. 

“Jadi truk-truk yang belum memperoleh layanan ke terminal, dapat ke buffer area dulu. Dan ini sistemnya sedang dibuat,” ujar Arif.
WhatsApp Image 2019-01-15 at 14.01.16.jpeg
Sementara itu, Kepala OP Utama Tanjung Priok, Capt. Hermanta mengatakan bahwa sekarang ini layanan kepelabuhanan di kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sudah digitalisasi.

“Jadi sudah tak ada lagi, pengguna jasa datang ke kantor OP Priok, karena sudah memanfaatkan sistem aplikasi teknologi,” kata Capt. Hermanta.

Disinggung mengenai kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang baru diresmikan hari ini oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Hermanta mengungkapkan, bahwa renovasi gedung kantor ini dilakukan mengingat kapasitas ruangan kantor lama sudah tidak memungkinkan dan tidak layak sehingga kegiatan terutama dalam rangka melakukan pelayanan dan kegiatan perkantoran menjadi terkendala.

“Untuk itu dalam rangka meningkatkan pelayanan, kinerja dan semangat kerja maka renovasi gedung kantor ini dilaksanakan,” kata Capt. Hermanta.
WhatsApp Image 2019-01-15 at 14.01.21.jpeg
Capt. Hermanta menjelaskan bahwa seluruh jajaran pegawai di kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok terus berkomitmen mewujudkan Zona Integritas untuk menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) pada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

"Alhamdulillah pada tanggal 10 Desember 2018 lalu, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok mendapat penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN/RB), dan ini satu-satunya UPT di lingkungan Kementerian Perhubungan yang mendapat penghargaan ini di Tahun 2018,” tutup Capt. Hermanta.

Dengan adanya penghargaan tersebut memotivasi para pimpinan dan seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok untuk lebih giat lagi dan menjadi yang terdepan, terutama menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Reaksi dan Komentar