Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PANGKALAN PLP KELAS II TANJUNG PERAK EVAKUASI 8 CREW KAPAL PASCA TENGGELAMNYA KAPAL KLM BAHTERA SALBACH

PANGKALAN PLP KELAS II TANJUNG PERAK EVAKUASI 8 CREW KAPAL PASCA TENGGELAMNYA KAPAL KLM BAHTERA SALBACH
SURABAYA (17/12) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak bersama - sama dengan personil dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap tenggelamnya kapal KLM Bahtera Salbach perairan Surabaya. "Tenggelamnya Kapal KLM Bahtera Salbach terjadi karena adanya tubrukan dengan kapal Kontainer KMTC Jabel Ali di ambang luar antara bouy 5 dan 7, Selasa (15/12)," ujar Mulyadi, Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak di Surabaya, Kamis (17/12). "Tubrukan tersebut mengakibatkan Kapal KLM Bahtera Salbach mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam pada posisi koordinat 06°,52,042 S / 112°,44,751 E (di luar alur masuk APBS)." tambah Mulyadi. "Setelah mendengar informasi tenggelamnya kapal tersebut, saya segera menurunkan Kapal Patroli KN.P 371 milik Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak menuju ke tempat terjadi tenggelamnya Kapal KLM Bahtera Salbach bersama- sama dengan personil dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak untuk melakukan pencarian dan pertolongan (SAR)." jelas Mulyadi. "Crew Kapal KLM Bahtera Salbach berjumlah 8 (delapan) orang berhasil diselamatkan dan terdapat 1 (satu) orang ABK Kapal tersebut yang mengalami sakit langsung dibawa ke rumah sakit di Gresik." kata Mulyadi. "Saya menghimbau untuk kapal yang melintas di sekitar tempat terjadi tenggelamnya Kapal KLM Bahtera Salbach diharapkan tetap waspada dan berhati-hati terhadap kerangka kapal tersebut hanyut sampai proses evakuasi selesai dilakukan," tutup Mulyadi Sebagai informasi, Nakhoda dan Mualim 1 serta KKM Kapal KMTC Bahtera Jabel Ali dibawa dengan menggunakan Kapal KN.P 371 untuk diminta keterangan lebih lanjut di Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak.

Reaksi dan Komentar