Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PARA INSINYUR DI LINGKUNGAN DITJEN HUBLA HARUS MILIKI SURAT TANDA REGISTRASI INSINYUR

PARA INSINYUR DI LINGKUNGAN DITJEN HUBLA HARUS MILIKI SURAT TANDA REGISTRASI INSINYUR

​Jakarta (19/11) - Guna lebih menjamin mutu kompetensi dan profesionalitas layanan profesi insinyur di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, maka setiap pegawai yang memiliki gelar Sarjana Teknik atau gelar lain yang sesuai dengan kriteria keinsinyuran harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). 


Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo saat membuka Sosialisasi Tata Cara Sertifikasi Insinyur Profesional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Jakarta pada hari ini, Selasa (19/11).
WhatsApp Image 2019-11-19 at 14.36.34 (1).jpeg
Menurut Dirjen Agus, saat ini pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang memiliki gelar Sarjana Teknik atau gelar lain yang sesuai dengan kriteria keinsinyuran kurang lebih sebanyak 300 orang, masing-masing dengan latar belakang pendidikan Teknil Sipil, Teknik Perkapalan, Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota dan lain sebagainya. Para pegawai tersebut saat ini bekerja pada bidang-bidang keinsinyuran baik di kantor pusat maupun Unit Pelaksana Teknis. 

Untuk menjamin mutu kompetensi dan profesionalitas layanan profesi insinyur para pegawai tersebut, maka setiap insinyur yang melakukan praktik keinsinyuran di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut harus memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) yang dikeluarkan oleh Persatuan Insinyur (PII).

Terkait dengan hal tersebut, Dirjen Hubla Agus Purnomo berharap agar melalui sosialisasi kali ini para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan informasi mengenai tata cara yang harus dilakukan oleh para pejabat maupun pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). 

Lebih jauh, Dirjen Agus mengatakan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 disebutkan bahwa keinsinyuran merupakan kegiatan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan peradaban dan meningkatkan kesejahteraan umat manusia yang dapat dicapai melalui penyelenggaraan keinsinyuran yang andal dan profesional yang mampu meningkatkan nilai tambah, daya guna dan hasil guna, memberikan pelindungan kepada masyarakat, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan. 
WhatsApp Image 2019-11-19 at 14.36.34.jpeg
Penyelenggaraan keinsinyuran memerlukan peningkatan penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, pengembangan keprofesian berkelanjutan dan riset, percepatan penambahan jumlah insinyur yang sejajar dengan negara teknologi maju, peningkatan minat pada pendidikan teknik, dan peningkatan mutu insinyur profesional. 

“Melalui perundang-undangan tersebut diharapkan dapat tercipta pengaturan yang terintegrasi mengenai penyelenggaraan keinsinyuran yang dapat memberikan pelindungan dan kepastian hukum untuk insinyur, pengguna keinsinyuran, dan pemanfaat keinsinyuran bagi keseiahteraan masyarakat," kata Agus.

Sebagai informasi, kegiatan Penyuluhan Bidang Kepegawaian Dalam Rangka Sosialisasi Tata Cara Sertifikasi Insinyur Profesional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2019 ini akan dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 19 s.d. 20 November 2019 bertempat di Hotel Merlyn Park Jakarta. 
WhatsApp Image 2019-11-19 at 14.36.35 (1).jpeg
Adapun para pesertanya adalah pejabat maupun pegawai yang memiliki gelar Sarjana Teknik atau gelar lain yang sesuai dengan kriteria keinsinyuran pada Kantor Pusat maupun Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Sedangkan Nara Sumber terdiri dari Pejabat di lingkungan Biro Kepegawaian dan Organisasi Kementerian Perhubungan dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang memiliki kompetensi dan keahlian untuk memberikan materi di bidang sertifikasi insinyur profesional.


Reaksi dan Komentar