Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGI

PASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGIPASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGIPASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGIPASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGIPASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGIPASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGI

BANYUWANGI (12/2) - Upaya memastikan keselamatan pelayaran pada masa Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 terus diperkuat. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan rangkaian kegiatan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur pada 10–12 Februari 2026.

Kegiatan uji petik ini dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel Amir Makbul didampingi Tim Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Sebanyak tiga kapal penumpang yang melayani lintasan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali serta sekitarnya menjadi objek pemeriksaan, yaitu KMP Portlink VII, KMP Mutiara Sentosa III, dan KMP Perkasa Prima 5.

Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi melalui Marine Inspector sebelumnya telah melaksanakan uji petik terhadap 47 dari total 55 kapal yang beroperasi pada lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Sementara itu, sebanyak 8 kapal lainnya dilakukan uji petik oleh UPP Kelas II Gilimanuk.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin menjelaskan bahwa uji petik ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh armada penumpang dalam kondisi laik laut sebelum memasuki periode angkutan lebaran yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan jumlah penumpang.

“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, alat keselamatan dan pemadam kebakaran, sistem manajemen kapal, alat navigasi, permesinan hingga aspek stabilitas kapal. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar Samsuddin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi berada dalam keadaan baik dan laiklaut. Meski demikian, tim menemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera dilengkapi dan diperbaiki dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Ditjen Hubla menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengevaluasi aktivitas transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, khususnya di pelabuhan-pelabuhan yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang, termasuk pelabuhan penyeberangan. 

Dengan pengawasan yang intensif serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Ditjen Hubla optimis penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 dapat berjalan dengan selamat, aman, dan terkendali.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan transportasi laut yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan laut selama masa mudik maupun libur Lebaran dapat berlangsung lancar tanpa kendala,” pungkas Samsuddin.(SKY/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar