Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Patroli KPLP Tanjung Uban Melakukan Pengawasan dan pemeriksaan Kapal Tubrukan di Perairan Utara Nongsa Batam

Patroli KPLP Tanjung Uban Melakukan Pengawasan dan pemeriksaan Kapal Tubrukan di Perairan Utara Nongsa Batam

 

TANJUNG UBAN (11/6)- Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban Melakukan Pengawan dan Pemeriksaan Kapal yang mengalami insiden tubrukan di sekitar Perairan Utara Nongsa, Batam pada Sabtu dini hari (11/6).

 

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, Capt. Handry Sulfian mengatakan insiden tubrukan terjadi antara TB Bina Marine 59 dan MV Honwin. Saat ini, MV.Honwin kembali melanjutkan perjalanannya usai kejadian.

 

"Tidak ada korban jiwa. Semua Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal tersebut selamat," ujar Capt Handry.

 

Capt Handry mengungkapkan kronologi awal Pangkalan PLP Tanjung Uban menerima berita dari VTS Batam Pukul 03.35 LT.

 

"Kami mendapat informasi telah terjadi tubrukan antara TB.Bina Marine 59 tujuan Singapura dengan MV.Honwin. Kejadian tersebut terjadi di TSS Utara Nongsa," ungkapnya.

 

Pada saat kejadian, Tongkang TB. Marine 59 dari Tanjung Balai Karimun menuju Singapura Dengan membawa muatan batu geranium granit sejumlah 4.345.000 KGS dengan jumlah ABK sebanyak 8 orang. 

 

Akibat insiden tersebut, tongkang TB. Marine 59 mengalami kerusakan sehingga tongkang tersebut tenggelam separuh badan.

 

"Sekarang posisi TB. Marine sudah aman setelah dievakuasi oleh Tim SAR dan Tim KN. SAROTAMA -P.112 dari Pangkalan PLP Tanjung Uban," ujarnya.

 

Hingga saat ini Tim Patroli KN Sarotama-P.112 masih bersiaga melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap Kapal tersebut.

 

"Selanjutnya Tim Pangkalan PLP Tanjung Uban berkolaborasi dengan Tim KSOP Khusus Batam sekalian menyerah terimakan Dokumen Kapal dan Dokumen Crew," tutupnya.

Reaksi dan Komentar