Makassar - Langkah besar menuju era pelabuhan serba digital dan bebas birokrasi berbelit kembali ditegaskan dari Makassar. Pada 3–6 Agustus 2026, KSOP Utama Makassar berkolaborasi erat dengan Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK / Stranas PK dalam agenda Rapat Koordinasi dan Uji Coba Layanan Kepelabuhanan Digital. Inisiatif ini menjadi angin segar bagi ekosistem maritim, berfokus penuh pada pemangkasan rantai birokrasi, peningkatan transparansi, serta penutupan celah praktik korupsi di kawasan logistik pelabuhan.
Bukan sekadar diskusi di atas kertas, rangkaian kegiatan ini langsung menyoroti eksekusi teknologi di lapangan. Bersama Tim Stranas PK, PT Pelindo, dan para stakeholder kepelabuhanan, fokus utama tertuju pada uji coba Automatic Approval Surat Persetujuan Olah Gerak Kapal (SPOG), evaluasi sistem Single Billing, hingga penguatan Ekosistem Logistik Nasional (NLE). Tak ketinggalan, keandalan sistem pendukung seperti Truck Booking System (TBS), Single Truck Identification Data (STID), dan Autogate System turut dipastikan agar alur pergerakan barang di pelabuhan makin seamless dan efisien.
Kepala Kantor KSOP Utama Makassar, Dr. Ir. Jon Kenedi, M.Mar.Eng., M.M., IPU, ASEAN Eng, APEC ENG, menegaskan bahwa keterlibatan aktif ini adalah bukti komitmen nyata dalam menciptakan modernisasi tata kelola kepelabuhanan. Lewat integrasi sistem yang transparan dan akuntabel ini, biaya logistik dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendongkrak daya saing tata kelola maritim Indonesia di kancah nasional maupun internasional.





Reaksi dan Komentar