Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Pelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCO

Pelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCOPelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCOPelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCOPelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCOPelabuhan Patimban Perluas Jaringan Pelayaran Internasional dengan Kehadiran COSCO

Patimban, 6 September 2026 – Pelabuhan Patimban kembali memperluas konektivitas layanan peti kemas dengan dilayaninya MV COSCO COLOMBO yang melakukan kegiatan repositioning (repo) peti kemas kosong dari Pelabuhan Patimban menuju Shanghai, Tiongkok. Kunjungan ini menjadi perkembangan baru layanan COSCO di Patimban, dari layanan domestik yang telah berjalan menjadi terhubung langsung dengan jaringan pelayaran internasional.

Sebelumnya, layanan COSCO secara rutin telah melayani pergerakan peti kemas domestik melalui Jakarta–Marunda–Patimban. Dalam pola layanan tersebut, peti kemas kosong dari Jakarta dan Marunda dibawa menuju Patimban untuk dibongkar dan ditempatkan sementara di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban. Melalui kunjungan MV COSCO COLOMBO, peti kemas kosong tersebut selanjutnya dimuat dari Patimban untuk direposisi langsung menuju Shanghai.

MV COSCO COLOMBO voyage 145.N berbendera Hong Kong memiliki panjang keseluruhan (Length Overall/LOA) 261,10 meter dan Gross Tonnage (GT) 40.447. Kapal tiba di Pelabuhan Patimban dari Jakarta pada 5 September 2026 dan, setelah menyelesaikan kegiatan di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban, bertolak pada 6 September 2026 untuk melanjutkan pelayaran menuju Shanghai, Tiongkok. Berdasarkan rencana operasi, kapal melakukan kegiatan muat kurang lebih sebanyak 1.290 TEUs peti kemas kosong.

Layanan ini menambah alternatif mekanisme repo peti kemas kosong dari Pelabuhan Patimban. Sebelumnya, repo peti kemas kosong menuju jaringan internasional juga telah dilakukan melalui Enhanced Seahorse Service yang dioperasikan oleh Mediterranean Shipping Company (MSC).

Pemanfaatan Patimban sebagai lokasi penempatan sementara sekaligus titik keberangkatan peti kemas kosong menuju jaringan internasional juga menunjukkan berkembangnya fungsi Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban. Selain melayani kegiatan bongkar muat peti kemas ekspor dan impor, Patimban juga dapat berperan sebagai simpul transshipment dan repositioning peti kemas dalam jaringan pelayaran. 

Peran tersebut memberikan alternatif bagi pengelolaan pergerakan peti kemas yang selama ini terkonsentrasi di kawasan Jakarta dan sekitarnya, sejalan dengan pengembangan Pelabuhan Patimban untuk mendukung peningkatan pelayanan logistik.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, mengatakan bahwa perkembangan tersebut menunjukkan semakin beragamnya fungsi yang dapat dilayani melalui Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban.

“Yang berkembang bukan hanya jumlah kapal yang datang, tetapi juga fungsi yang dapat dijalankan melalui Pelabuhan Patimban. Selain melayani bongkar muat peti kemas ekspor dan impor, Patimban juga mulai menjalankan fungsi sebagai simpul transshipment dan repositioning peti kemas dalam jaringan pelayaran. Peti kemas kosong yang masuk dari Jakarta dan Marunda dapat ditempatkan di Patimban dan selanjutnya direposisi menuju jaringan internasional. Perkembangan ini semakin memperluas fungsi Pelabuhan Patimban dalam mendukung kebutuhan layanan logistik dan pelayaran,” ujar Arief.

Masuknya layanan COSCO ke jaringan internasional melalui Patimban melengkapi perkembangan layanan peti kemas yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. 

Dengan bertambahnya pilihan layanan dan jaringan pelayaran, Pelabuhan Patimban semakin berkembang sebagai simpul logistik yang menghubungkan kawasan industri Jawa Barat dengan jaringan pelayaran internasional, sekaligus memberikan pilihan layanan logistik yang semakin beragam bagi dunia usaha.

Reaksi dan Komentar