Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Pelabuhan Segitiga Emas Permudah Wisatawan

Pelabuhan Segitiga Emas Permudah Wisatawan

BALI - Kehadiran Pelabuhan Sanur yang tengah dibangun pemerintah, bisa menjadi magnet atau daya tarik wisata baru di Bali. Untuk itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pelabuhan ini harus dikelola secara profesional.

 

“Kami akan menunjuk swasta untuk mengelola pelabuhan ini sehingga memiliki nilai komersial. Kita akan hadirkan fasilitas yang baik seperti: kuliner cita rasa Bali yang enak-enak, sehingga uang bisa datang ke sini,” ujar Menhub saat meninjau progress pembangunan Pelabuhan Sanur di Bali, Jumat (7/10).

 

Menhub mengatakan, di Bali tidak hanya di bangun Pelabuhan Sanur, tetapi juga membangun pelabuhan di dua lokasi lainnya yaitu di Nusa Penida dan Nusa Ceningan. “Kita bangun segitiga emas Sanur, Nusa Penida dan Nusa Ceningan yang pulaunya indah sekali. Dulu tidak ada dermaganya, sekarang kita bangun dengan kualitas yang baik dan memenuhi aspek keselamatan. Semoga semakin banyak turis yang datang kesini,” tuturnya.

 

Dengan semakin lengkapnya infrastruktur konektivitas di Bali diharapkan mampu mendorong kemajuan sektor pariwisata di Bali. “Turis-turis yang hobi snorekling bisa lebih mudah menjangkau spot-spot menarik dan bisa berwisata lebih lama di Bali,” ucap Menhub.

 

Pelabuhan Sanur dibangun oleh arsitek asal Bali (Popo Danes) dengan nuansa kearifan lokal. Bangunan terminal di desain menyerupai kapal Cadik atau kapal tradisional.

 

Hingga saat ini, secara keseluruhan progres pembangunan Pelabuhan Sanur sudah mencapai 94,13%. 

 

Kemenhub telah memulai pembangunan Pelabuhan Sanur sejak Desember 2020. Pembangunan meliputi pekerjaan jasa konsultansi dan pekerjaan konstruksi (fisik). Pembangunan dilakukan dalam periode tahun anggaran jamak (multiyears) 2020-2022 yang bersumber dari APBN dengan total anggaran Rp 398 miliar.

 

Pada 22 September 2022 lalu, telah dilakukan uji coba sandar sejumlah kapal di dermaga apung Pelabuhan Laut Sanur, yang membawa sekitar 45 orang wisatawan tujuan ke Pulau Nusa Penida. Ujicoba tersebut berlangsung dengan lancar dan sukses. Selain untuk wisata, pelabuhan ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat Bali untuk melakukan ibadah di Pulau Nusa Penida.

 

Turut hadir Gubernur Bali I Wayan Koster, Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha dan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa.(HH/RDL/LA/HT)

Reaksi dan Komentar