Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Peletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan Nasional

Peletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan NasionalPeletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan NasionalPeletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan NasionalPeletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan NasionalPeletakan Lunas Kapal FLF HMS 88, Simbol Sinergi Galangan Nasional

Bangkalan, 17 September 2025 – Pada pukul 10.00 WIB, Kepala Kantor UPP Kelas III Telaga Biru beserta jajaran staf menghadiri kegiatan keel laying kapal FLF HMS 88 (BB. 2501) yang merupakan hasil kolaborasi antara PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia dan PT HMS Hasnur Multi Sinergi. Acara peletakan lunas ini menjadi tonggak penting dimulainya tahap konstruksi utama kapal dan menjadi simbol sinergi antara industri galangan nasional dengan dukungan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, syahbandar hadir sekaligus menjalankan tugas strategisnya, antara lain memastikan seluruh proses pembangunan kapal sesuai standar keselamatan pelayaran, memeriksa kelengkapan dokumen dan sertifikasi sejak awal, serta memberikan pengawasan agar konstruksi kapal memenuhi ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Syahbandar juga berperan sebagai penghubung resmi pemerintah dalam memberikan bimbingan teknis, pengesahan, dan perlindungan hukum terhadap kapal yang dibangun.

Kehadiran Kepala Kantor UPP Kelas III Telaga Biru bersama staf di tengah kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan industri maritim, sekaligus menegaskan komitmen bahwa setiap kapal yang lahir dari galangan dalam negeri harus aman, berkualitas, dan siap memperkuat armada pelayaran nasional.

Reaksi dan Komentar