Waingapu, 05 Februari 2026 — Dalam rangka meningkatkan literasi serta kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu melaksanakan kegiatan pembagian 30 pcs life jacket dan 30 buku BST Kapal Layar Motor (KLM) kepada para nelayan di wilayah Pelabuhan Waingapu.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian para pemangku kepentingan pelabuhan terhadap keselamatan nelayan sebagai pelaku utama transportasi laut tradisional. Pembagian life jacket bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan nelayan dalam menghadapi risiko kecelakaan di laut, sementara buku BST KLM diberikan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman dasar mengenai keselamatan pelayaran, prosedur berlayar, serta kewajiban pemenuhan standar keselamatan kapal.
Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Dr. Fadly Afand Djafar, menegaskan pentingnya peran bersama dalam mewujudkan pelayaran yang aman. “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui pembagian 30 life jacket dan buku BST KLM ini, kami berharap para nelayan semakin sadar bahwa penggunaan alat keselamatan dan pemahaman aturan pelayaran merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas melaut,” ujarnya.
Salah satu nelayan penerima bantuan, Latif Abdul Hamid, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan life jacket dan buku keselamatan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami nelayan agar lebih aman saat melaut dan lebih paham tentang keselamatan pelayaran,” ungkapnya.
Pelindo sebagai BUMN kepelabuhanan terus berkomitmen mendukung peningkatan keselamatan pelayaran dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program tanggung jawab sosial serta sinergi dengan KSOP Waingapu dan instansi terkait.
Melalui kegiatan ini, KSOP Waingapu berharap kesadaran keselamatan pelayaran di kalangan nelayan dapat terus meningkat, sehingga tercipta budaya keselamatan yang kuat, menurunnya risiko kecelakaan di laut, serta terwujudnya aktivitas pelayaran yang aman, tertib, dan berkelanjutan di wilayah perairan Waingapu.


Reaksi dan Komentar