Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026

Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 – Kepala Kantor UPP Kelas II Tanjung Beringin, Bapak Frins Hasurungan Nababan, S.H., bersama pegawai menghadiri Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Belawan–Medan. Kegiatan berlangsung di Aula Pantai Sri Mersing, Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, dan diikuti oleh para nelayan serta pemangku kepentingan di sektor kemaritiman.

Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan merupakan program edukatif yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas nelayan dalam memahami informasi meteorologi, klimatologi, dan kondisi oseanografi yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran maupun aktivitas penangkapan ikan. Melalui pembelajaran yang bersifat aplikatif, peserta dibekali kemampuan menginterpretasikan informasi cuaca maritim sebagai dasar dalam menentukan waktu dan pola melaut secara lebih aman, efektif, dan produktif.

Keikutsertaan UPP Kelas II Tanjung Beringin pada kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan budaya keselamatan di wilayah perairan serta sinergi antarinstansi dalam meningkatkan literasi cuaca maritim bagi masyarakat pesisir. Diharapkan, kolaborasi yang terjalin mampu memperkuat upaya mitigasi risiko pelayaran sekaligus mendorong terciptanya aktivitas perikanan yang berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan.

#upptanjungberingin

Reaksi dan Komentar