Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, SYAHBANDAR PRIOK MULAI MELAYANI MASYARAKAT DARI WILKER KALIBARU

PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, SYAHBANDAR PRIOK MULAI MELAYANI MASYARAKAT DARI WILKER KALIBARUPENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, SYAHBANDAR PRIOK MULAI MELAYANI MASYARAKAT DARI WILKER KALIBARUPENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK, SYAHBANDAR PRIOK MULAI MELAYANI MASYARAKAT DARI WILKER KALIBARU

​JAKARTA (1/3) - Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok hari ini (1/3) mulai memberikan pelayanan perizinan yang biasanya dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalibaru yang transaksi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)nya dilakukan dengan sistem online.

"Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok hari ini meluncurkan dan memulai perdana pelayanan masyarakat yang biasanya dilakukan di Kalibaru yang sekarang telah menjadi wilayah kerja dari Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok," ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Amirrudin.

Amirrudin mengatakan sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pelayanan di Kalibaru mulai 1 Maret 2019 dialihkan ke Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok.
WhatsApp Image 2019-03-01 at 12.37.31.jpeg
Di hari pertamanya ini, tercatat banyak masyarakat yang mengurus perizinan di Kantor Kesyahbandaran Tanjung Priok meskipun terlihat beberapa orang masih belum memahami transisi pelayanan dari Kalibaru ke Tanjung Priok.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Sri Rejeki mengatakan bahwa dengan perpindahan lokasi pelayanan tidak mengubah standar pelayanan yang sudah biasa dilakukan.

"Pelayanan tetap sama dan kami komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan bekerja dengan hati agar pelayanan kami dapat memuaskan masyarakat yang memiliki kepentingan," ujar Sri.

Sri menambahkan bahwa pelayanan di Syahbandar Tanjung Priok sudah menggunakan sistem online di setiap melakukan transaksi.

"Pertanggal 1 maret 2019 ini, pelayanan sudah cashless, tidak lagi manual tapi melalui simponi BNI," jelas Sri.
WhatsApp Image 2019-03-01 at 12.37.32.jpeg
Memang, menurut Sri, perlu waktu mensosialisasikan perubahan cara transaksi yang sudah menggunakan sistem online ini mengingat pengguna jasa di wilker Kalibaru mayoritas para nelayan yang perlu waktu untuk membiasakan menggunakan metode transaksi non tunai.

"Para Nelayan sangat mendukung dan antusias dengan mekanisme pungutan PNBP melalui BNI meskipun masih ada yang belum terbiasa," kata Sri lagi.

Adapun BNI menyiapkan mobil Bank berjalan untuk melayani masyarakat sekitar Kalibaru yang memang belum ada ATM atau bank terdekat di sekitar pemukiman Kalibaru.

"Pemerintah terus mendorong agar masyarakat mau dan harus beralih dari sistem manual ke sistem online sehingga pelayanan yang diberikan dapat dimaksimalkan dengan baik, transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu diperlukan dukungan dari semua pihak agar alih fungsi teknologi online ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," tutup Sri.


Reaksi dan Komentar