Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PENIPUAN BERKEDOK REKRUITMEN MENCATUT NAMA DIRJEN PERHUBUNGAN LAUT 24/0

PENIPUAN BERKEDOK REKRUITMEN MENCATUT NAMA DIRJEN PERHUBUNGAN LAUT 24/0
Sehubungan dengan beredarnya surat rekruitmen berkop PT. Dharma Lautan Utama yang ditandatangani oleh Dirjen Perhubungan Laut (tertulis: Direktorat Dinas Perhubungan Laut) A. Tonny Budiono dengan ini kami perlu menyampaikan hal-hal sbb:

1. Surat tersebut adalah palsu dan mengandung unsur penipuan karena mencatut nama Dirjen Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono dan PT. Dharma Lautan Utama (DLU).

2. Surat penipuan dimaksud dibuat dan disebarluaskan melalui internet, media sosial, SMS maupun Whatsapp oleh pelaku untuk mendapatkan korban yang membutuhkan pekerjaan.

3. Adapun modusnya adalah pelaku menginformasikan adanya lowongan pekerjaan dengan mencantumkan alamat email gratisan (biasanya gmail/yahoomail) sebagai alamat pengiriman lamaran. Selanjutnya, berdasarkan email-email yang telah masuk tersebut, pelaku akan menghubungi calon pelamar, yang menginformasikan bahwa calon pelamar harus mengikuti tes (biasanya berlokasi di luar Jakarta, misalnya Surabaya dengan alamat lokasi tes yang dipakai juga palsu, sedangkan tesnya sendiri pun nantinya tidak akan pernah diadakan). Di email tersebut juga disebutkan bahwa calon pelamar harus melakukan reservasi tiket pesawat/hotel kepada biro travel (fiktif). Disinilah penipu tersebut mengeruk keuntungan, yaitu dari uang yang ditransfer oleh calon pelamar untuk memesan tiket pesawat/hotel.  

4. Untuk itu, kami meminta agar masyarakat tidak mempercayai pengumuman lowongan kerja dimaksud. 

5. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan akan menindak tegas segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti.  

6. Sekali lagi, kami meminta agar masyarakat selalu waspada dan bersikap kritis terhadap pengumuman rekruitmen serupa atau dalam bentuk lainnya dengan melakukan konfirmasi dan melaporkan segala bentuk kecurigaan dan indikasi penipuan melalui e-mail: djplkemenhub151@gmail.com, media sosial Ditjen Hubla (FB,Twitter,Instagram): @djplkemenhub151 atau melalui contact center Kemenhub di nomor telepon 151.

7. Terima kasih.

Reaksi dan Komentar