Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Penutupan Posko Terpadu Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Semayang

Penutupan Posko Terpadu Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Semayang

Masa tugas tim gabungan dalam pengawasan arus mudik dan balik akhir tahun resmi berakhir. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan secara resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlokasi di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, pada Senin, 5 Januari 2026.

Upacara penutupan posko tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas I Balikpapan, Bapak Radzaman, S.Pel., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bekerja keras memastikan kelancaran arus penumpang sejak dibukanya posko pada 18 Desember 2025 lalu.

Kegiatan penutupan ini diikuti oleh jajaran personel dari berbagai instansi yang tergabung dalam tim terpadu, di antaranya unsur Kepolisian, Pemerintah Daerah, Balai Karantina Kesehatan, serta TNI Angkatan Laut. Kehadiran para operator pelabuhan, yakni PT Pelindo dan PT Pelni, juga turut melengkapi barisan apel sebagai bentuk sinergi yang terjaga hingga hari terakhir masa penugasan.

Dalam laporannya, Pak Radzaman menyampaikan bahwa selama kurang lebih 19 hari beroperasi, koordinasi antarinstansi berjalan sangat solid. Pengawasan ketat yang dilakukan berhasil menjaga aspek keselamatan berlayar dan ketertiban di area dermaga maupun terminal penumpang. Meski terjadi fluktuasi jumlah penumpang, secara keseluruhan arus liburan Natal dan Tahun Baru di gerbang laut utama Balikpapan ini berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol.

Dengan ditutupnya posko terpadu ini, pelayanan di Pelabuhan Semayang kembali ke operasional reguler. Namun, pihak KSOP tetap mengimbau kepada operator kapal dan masyarakat pengguna jasa untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan pelayaran yang berlaku demi kenyamanan bersama.

Reaksi dan Komentar