Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PERDANA, BURUH PELABUHAN DIFASILITASI PROGRAM DIKLAT DAN SERTIFIKAT PROFESI OLEH KEMENHUB

PERDANA, BURUH PELABUHAN DIFASILITASI PROGRAM DIKLAT DAN SERTIFIKAT PROFESI OLEH KEMENHUB

BATULICIN-KALSEL(26/5). Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Satui menyelenggarakan program pendidikan dan latihan (diklat) Port Basic Safety and Security Training atau PBSST untuk para buruh di pelabuhan. Kegiatan ini merupakan program perdana yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

 

Acara ini diprakarsai oleh Kepala Kantor UPP Kelas III Satui, Eidy Sutrisno S. Hadji Djafar dengan tujuan untuk meningkatkan skill (keahlian) dan kompetensi para buruh lepas atau Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang merupakan salah satu unsur SDM penunjang operasional pelabuhan.

 

Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemetrian Perhubungan RI Andi Hartono menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program diklat tersebut.

 

“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku TKBM serta menjadi  Pilot Project untuk daerah lainnya. Semoga ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Andi Hartono dalam sambutannya secara virtual sebelum membuka secara resmi Diklat PBSST bagi peserta TKBM.

 

Andi mengungkapkan untuk pertama kalinya di Indonesia peningkatan kualitas profesi buruh pelabuhan atau TKBM diberi perhatian khusus oleh pemerintah melalui Kementrian Perhubungan RI.

 

“Sebagaimana kita ketahui TKBM atau pekerja yang bekerja di lingkungan pelabuhan sangat memerlukan pelatihan dan pemahaman tentang pentingnya keselamatan dan keamanan guna mendukung kelancaran kegiatan serta peningkatan keselamatan para pekerja di pelabuhan,” jelasnya.

 

Andi berharap setelah mengikuti diklat ini, para peserta TKBM dapat meningkatkan sikap, pengetahuan akan pentingnya keamanan dan keselamatan kerja di pelabuhan serta keterampilan dalam bekerja.

 

“Dan juga meningkatkan profesionalisme,” ujarnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Satui Eidy Sutrisno Hadji Djafar menjelaskan pasca Diklat PBSST ini, buruh pelabuhan atau TKBM akan diarahkan dan dipersiapkan dalam rangka mengikuti Uji Kompetensi mengenai keahliannya sebagai pekerja bongkar muat di pelabuhan melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP. Setelah mengikuti uji kompetensi, nantinya para TKBM akan mengantongi sertifikat profesi.

 

“Peserta TKBM akan dilatih secara khusus oleh para pelatih profesional dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Kementrian Peruhubungan RI di Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

 

Diklat PBSST ini diikuti oleh ratusan TKBM se Kalimantan Selatan dan berlangsung selama 4(empat) hari 24 s/d 27 di Hotel Enony Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Peserta TKBM akan dilatih secara khusus oleh para pelatih profesional dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Kementrian Perhubungan RI di Jakarta yang bekerja sama dengan PT. Khalfani  Energi Riset dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 

Turut hadir langsung dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Ambo Sakka, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III KBBL Agus Sularto dan Direktur Utama PT. Khalfani  Energi Riset Sudibyo.

Reaksi dan Komentar