Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

PERDANA, KAPAL KM SERASI V ANGKUT RATUSAN UNIT MOBIL BARU DARI PELABUHAN PATIMBAN KE BELAWAN

PERDANA, KAPAL KM SERASI V ANGKUT RATUSAN UNIT MOBIL BARU DARI PELABUHAN PATIMBAN KE BELAWAN

SUBANG (4/10) - Sebanyak 700 unit mobil CBU yang didominasi Merk Toyota (PT. Toyota Astra Motor) dikirim dengan kapal dari Pelabuhan Patimban menuju Pelabuhan Belawan - Medan. Pengiriman ini merupakan pelayaran perdana sehubungan dengan pembukaan Trayek Patimban - Belawan dan Batam. Sebelumnya sudah beroperasi pengiriman kendaraan melalui Patimban ke Pelabuhan Panjang, Pelabuhan Pontianak dan Pelabuhan Banjarmasin namun kali ini merupakan pengiriman paling banyak. 

 

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Capt Mugen Sartoto mengatakan ratusan mobil tersebut dikirim menggunakan Kapal KM Serasi V milik PT Toyofuji Serasi Indonesia dengan kapasitas 800 mobil.

 

"Kapal berangkat nanti malam pukul 24.00 WIB," ujarnya.

 

Sebelumnya, uji coba pengiriman mobil dari Pelabuhan Patimban telah dilakukan pada Desember 2020.

 

Capt Mugen mengungkapkan sejak awal dibangun, Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Subang Jawa Barat tersebut memang dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja ekspor industri dalam negeri, khususnya sektor otomotif.

 

"Untuk memudahkan dan meningkatkan pengiriman mobil dalam bentuk jadi atau Completely Built Up (CBU) dari industri di sekitar Karawang lebih efisien melalui Pelabuhan Patimban. Baik untuk ke pasar ekspor maupun dalam negeri," ungkapnya.

 

Pelabuhan Patimban berada di wilayah strategis dan dekat dengan pusat sektor otomotif nasional serta kapasitas terminal Pelabuhan Patimban di Fase 1-1 mencapai 218.00 CBU/tahun dan 250.00 TEUs per tahun.

 

Berdasarkan hasil kajian Kementerian Perhubungan bersama Gaikindo, selain ekspor dalam negeri, ekspor kendaraan ke Amerika Latin, Amerika Utara, sampai Afrika bisa meningkat dengan adanya Pelabuhan Patimban.

Reaksi dan Komentar